57.068 Keluarga di Sidoarjo Jadi Target Sasaran Gerakan KIE 1.000 HPK

Pertemuan penyebarluasan informasi pentingnya 1.000 HPK dengan peserta seluruh Penyuluh KB dan perwakilan instansi terkait  di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (14/10/2022).

 

SIDOARJO (wartadigital.id)  – Sebanyak 57.068 keluarga di Kabupaten Sidoarjo menjadi target sasaran gerakan  Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim bersama  Dinas P3AKB Kabupaten Sidoarjo bertekad untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten hingga ke zero stuntung.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Ruang Pertemuan Dinas P3AKB, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Dra Maria Ernawati MM, diwakili oleh Desy Mega Aditya, SPsi, MPsi selaku Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana ahli Muda menggelar pertemuan dengan peserta seluruh Penyuluh KB di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (14/10/2022).

Kegiatan juga dihadiri koordinator atau perwakilan TPK dari setiap kecamatan dan perwakilan instansi terkait. Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas P3AKB Kab Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SP Pros.

“Stunting saat ini mengancam generasi Indonesia ke depan. Di mana masa 1.000 HPK berperan penting untuk diperhatikan  dengan seksama, karena pada masa inilah anak berkembang secara optimal. Hal ini yang penting untuk diinformasikan kepada masyarakat, ” kata drg Syaf.

Ia menambahkan di Kabupaten Sidoarjo juga dilakukan penempelan stiker sosialisasi KIE yang dapat disampaikan oleh Tim Pendamping Keluarga. Di mana stiker digunakan sebagai pengingat supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terutama stunting pada baduta dan balita di Sidoarjo.

Gerakan penyebarluasan informasi pentingnya 1.000 HPK dan balita ini juga merupakan wujud nyata upaya Perwakilan BKKBN provinsi Jawa Timur dalam percepatan penurunan stunting. Gerakan ini dilakukan secara serempak oleh Penyuluh KB, TPK, dan Kader COE, mereka  akan turun langsung ke keluarga berisiko stunting yang terdiri dari Keluarga Ibu Hamil, Keluarga Ibu Baduta, dan Keluarga Ibu Balita. Di mana tiap Keluarga Berisiko Stunting yang menerima infomasi pentingnya 1.000 HPK akan diberi dan dipasang stiker “Ayo Cegah Stunting dengan Mengoptimalkan Pengasuhan 1.000 HPK”.

Sementara itu Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Desy Mega Aditya SPsi, MPsi memberikan motivasi kepada Penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga dalam kegiatan pemberian informasi dan penempelan stiker pada kegiatan ini. sis