Vegan Festival 2022 di Surabaya, 120 Stan Gelorakan Pola Hidup Sehat Berbasis Nabati

Masyarakat mencicipi bazar makanan dan minuman vegan di Vegan Festival 2022 di Surabaya, Kamis (8/12/2022) malam.

 

SURABAYA (wartadigital.id) – Setelah vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19,  Vegan Festival kembali hadir. Kali ini digelar di Surabaya. Hajatan yang ke-11 kali ini menjadi even berskala nasional yang menyosialisasikan pola hidup berbasis nabati (vegan) dan gerakan ramah lingkungan untuk mengurangi efek global warming dan climate change (perubahan cuaca).

Bacaan Lainnya

Ketua International Vegetarian Society (IVS) Jatim Susanto mengatakan di Surabaya konsep pola hidup sehat berbasis nabati telah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat, menjadi salah satu pola makan untuk diet dan telah diterapkan di beberapa sekolah. “Secara perlahan banyak masyarakat yang beralih menjadi seorang vegan dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman serta menggunakan produk yang berasal dari hewan,” katanya di sela pembukaan Vegan Vestial 2022 di Grand City Mall Surabaya, Kamis (8/12/2022) malam.

Dengan menjadi seorang vegan, kata Susanto selain membawa dampak yang baik bagi kesehatan juga ikut serta dalam menyelamatkan dunia dari kelaparan, mengurangi dampak kerusakan lingkungan, efek global warming. “Pola makan hewani atau konsumsi daging dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan kita. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa timbulnya penyakit-penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi , kanker , diabetes, obesitas sangat berkaitan erat dengan pola konsumsi pangan hewani yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh,” katanya.

Melihat fenomena ini pihaknya perlu mengadakan sosialiasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat berbasis nabati dan gerakan ramah lingkungan untuk mengurangi dampak global warming dan climate change. “Itulah yang melatarbelakangi kami menggelar Vegan Festival,” katanya.

Sementara itu Pendiri dan Presiden World Vegan Organisation (WVO) Dr Susianto SKM menyambut baik penyelenggaran Vegan Festival 2022 di Surabaya. Dia melihat even di Surabaya  secara jumlah stan dan luas area yang dipakai untuk menyosialisasikan gaya hidup sehat berbasis nabati lebih tinggi dibandingkan dengan penyelenggaraan di kota-kota lain di Indonesia.  Biasanya stan di daerah paling banyak 80-90 stan, di Surabaya mencapai 120 stan. Luas area yang dipakai juga hampir 5.000 m2. “Kami mengakui  Surabaya  menjadi kota promo sehat terbesar di Indonesia, patut diapresiasi, ” katanya.

Susianto menjelaskan pertumbuhan vegan di Indonesia cukup menggembirakan. Selain pelaksanaan Vegan Festival selalu mendapat apresiasi masyarakat dari tahun ke tahun, juga dia mencatat makin banyak restoran vegetarian. Kalau dulu pada 1998 saat IVS berdiri di Indonesia hanya ada sekitar 50 restoran vegetarian, pada 2017 ada sekitar 2 ribu restoran. “Kalau saat ini tentu jumlahnya sudah dua ribu lebih restoran vegetarian,” katanya.
Dia juga mencatat saat ini ada 29 sekolah vegetarian di Indonesia, 7 RS vegetarian, 4 hotel vegetarian, 4 universitas vegetarian. Fakta-fakta ini menjadi salah satu indikasi mulai banyaknya vegan di Indonesia.

Untuk dunia, lanjut Susianto, populasi vegan juga terus berkembang pesat. Saat ini diperkirakan 10% penduduk dunia yang jumlahnya mencapai 8 miliar adalah vegan. Artinya 800 juta penduduk dunia sudah menerapkan pola hidup sehat berbasis nabati. Dari jumlah itu, sebanyak 500 juta adalah vegan India. Sebanyak 300 juta lainnya tersebar di berbagai negara. Misalnya di Tiongkok ada sekitar 50 juta penduduknya adalah vegan, dari total populasi penduduk Tiongkok yang mencapai 1,5 miliar. Sebanyak 5 juta penduduk Australia juga vegan. “Itu semua karena sosialisasi terus menerus akan pola hidup berbasis nabati yang dilakukan banyak negara termasuk Indonesia,” kata Susianto.

Sementara itu Ketua Panitia Vegan Festival 2022 di Surabaya Lewis Kosasih menjelaskan Vegan Festival merupakan even tahunan yang telah masuk dalam program tahunan pemerintah. Even ini juga telah mendapat dukungan dari beragai pihak baik pemerintah dan swasta.

Dijelaskannya Vegan Festival  menyambung kesuksesan dari Helvi Expo yang sudah berlangsung 8 tahun. Dan tahun ini segenap pengurus IVS bersama dengan Vegan Society of Indonesia (VSI) dan PT Hardaya Widya Graha kembali menyelenggarkaan kegiatan ini dengan nama Vegan Festival.

Untuk  memeriahkan Vegan Festival di Surabaya yang digelar hingga Minggu (11/12/2022)  nanti ada bazar produk makanan dan minuman vegan, demo masak vegan oleh Chef Juna Rorimpandey dan Vivian Amelia, medical check up, lomba tari nusantara, KAPHA yoga dan  sederet kegiatan lainnya. nti