PLN Mobile Proliga 2023, Putaran Kedua Persaingan Makin Ketat

Kompetisi kasta tertinggi bola voli di Tanah Air itu memasuki babak baru tiga seri di putaran kedua, mulai 2 hingga 19 Februari 2023 di tiga kota yakni Gresik, Malang dan Yogyakarta.

 

GRESIK (wartadigital.id) – Setelah sukses perhelatan tiga seri di putaran pertama PLN Mobile Proliga 2023, kini kompetisi kasta tertinggi bolavoli di Tanah Air  itu memasuki babak baru tiga seri di putaran kedua, mulai 2 hingga 19  Februari 2023 di tiga kota yakni Gresik, Malang dan Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Di Kota Gresik, tepatnya GOR Tri Dharma, akan menjadi ajang pertarungan seri pertama di  putaran kedua, pada 2 hingga 5 Februari 2023 mendatang dengan Gresik  Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) yang akan menjadi tuan rumah.

Tim tuan rumah akan melakoni dua laga di kandang. Pertama, menghadapi juara bertahan, Bandung Bank BJB Tandamata (BJB) pada  4 Februari 2023. Kemudian  Februari 2023, bertemu juara putaran pertama, Jakarta Pertamina  Fastron (JPF).

Pada laga pembukaan seri pembuka lalu di Bandung, tim asuhan Ayub Hidayat ini kalah atas sang juara bertahan dengan skor 1-3. Namun, melawan JPF, Mediol  Stiovanny Yoku dkk menang 3-2 atas juara putaran pertama itu. Kekalahan Yolla Yuliana cs. atas GPP itu merupakan satu-satunya kekalahan JPF  pada putaran pertama. Dan, kekalahan tim asal Kota Pudak, itu juga adalah satu-satunya kekalahan GPP di putaran pertama lalu.

Sehingga secara klasemen sementara pada putaran pertama, Petrokimia berada di  peringkat ketiga dari enam peserta, di bawah JPF dan BJB yang masing-masing di posisi kesatu dan kedua.

Manajer  Tim GPP Nanda Kiswanto berharap laga di markas sendiri itu bisa  menghasilkan poin positif. “Masih sangat mungkin dapat tiga poin dari tiap pertandingan di Gresik,” tambah Nanda.

Menurutnya, penampilan tim GPP di Gresik pada musim ini merupakan penampilan perdana dengan nama perusahaan Petrokimia, setelah terakhir 2018. Karena pada 2019 Petrokimia absen di Proliga dan 2020 bergabung dengan Puslatda KONI Jatim.

Oleh karenanya, Nanda berharap tim GPP tampil maksimal dengan dukungan dari publik tuan rumah. “Kekuatan tim dengan Bank BJB dan Fastron saya kira berimbang. Ini tinggal soal mental dari anak-anak Petrokimia,” kata manajer.

Pelatih GPP Ayub Hidayat berharap dengan bermain di kandang sendiri, anak asuhnya bisa menambah kepercayaan diri yang tinggi. “Itu harapan saya, semoga ada realisasi di lapangan,” harap Ayub.

Selain itu, pelatih senior asal Jatim ini, juga berharap bermain di hadapan publik sendiri semakin menambah motivasi dan makin tegar. “Tentunya anak-anak tampil all-out,” tambah Ayub.

Ayub juga menambahkan pihaknya juga tidak akan menambah atau mengurangi pemain dalam timnya, termasuk dua legiun asingnya, Julieta Lazcano asal Argentina dan Bohdana Anisova asal Ukraina.

Seperti diketahui, menjelang putaran kedua ini, seluruh tim peserta kompetisi masih diperbolehkan mengganti pemainnya atau menambah jika masih belum mencapai  kuota 16 pemain.

” Jika sudah mulai berlangsung putaran kedua seri pertama di Gresik tidak diperkenankan lagi mengganti atau menambah pemain, baik lokal maupun asing hingga berakhirnya Proliga musim ini,” ujar Direktur Proliga Hanny S. Surkatty.

Hanny juga memprediksi pada putaran kedua ini, persaingan antar tim akan semakin ketat. “Karena setiap tim berharap bisa lolos final four,” tutur Hanny.

Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada setiap klub peserta tetap tampil sportif dan fairplay selama berlangsungnya Proliga yang telah memasuki tahun ke-21 ini.

Pada putaran final four yang juga dimulai di Gresik, 23 Februari 2023 mendatang, direncanakan sudah ada video challenge. Adanya video challenge ini, Hanny berharap kualitas pelaksanaan Proliga semakin baik.

Sektor Putera

Sementara itu, di sektor putra, juga akan terjadi laga sengit. Tim asal Kota Buaya, Surabaya BIN Samator (SBS) akan menghadapi Jakarta BNI 46 (BNI), 3 Februari 2023, yang pada laga terakhir di Palembang, dua pekan lalu, kalah 1-3.

Rivan Nurmulki dkk  di Gresik akan menjalani tiga laga. Selain berhadapan dengan BNI, tim besutan pelatih pelatih asing, Ryan Masajedi itu akan bertemu Jakarta STIN BIN, Kamis (2/2/2023) dan Palembang Bank SumselBabel (PBS), Minggu (5/2/2023).

Seperti diketahui, pada musim 2023 ini, kompetisi diikuti delapan tim putera dan enam puteri. Delapan tim putera antara lain Jakarta LavAni Allo Bank, Surabaya BIN Samator, Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina Pertamax, Palembang Bank SumselBabel, Kudus Sukun Badak, dan dua tim pendatang baru yakni Jakarta Bhayangkara Presisi, serta Jakarta BIN.

Sedangkan di bagian puteri terdiri dari Bandung Bank BJB Tandamata, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Fastron. sis