
PAMEKASAN (wartadigital.id) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus memastikan harga bahan pokok (bapok) stabil dan stok aman jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H dan libur Lebaran 2023.
Setelah sebelumnya meninjau pasar di Kab Mojokerto, kali ini Gubernur Khofifah meninjau Pasar Kolpajung – Pamekasan, Senin (3/4/2023).
Dengan didampingi Wakil Bupati Pamekasan Faftah Jasin, kegiatan sidak pasar diawali dengan melakukan peninjauan di kios pedagang beras, dilanjutkan di kios pedagang cabai sampai di kios daging. Di tiap kios Gubernur Khofifah juga berdialog dengan penjual dan bersapa langsung dengan para pembeli.
Usai peninjauan Gubernur Khofifah menyampaikan, pada dasarnya hari ini sampai dengan hari raya dan cuti bersama Lebaran 2023 mendatang suplai dipastikan aman dan stok atau ketersediaan juga cukup sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari bahan pokok. Bahkan ada komoditas yang turun harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Pada dasarnya menjelang Hari Raya Idul Fitri dan menyongsong cuti bersama libur Lebaran 2023, Insya Allah suplai logistik aman, proses distribusi aman dan banyak harga sesuai HET,” ungkapnya.
Khofifah mengatakan, bahwa kehadirannya ke Pasar Kolpajung Pamekasan ini merupakan bagian dari langkah Pemprov guna melakukan pemantauan ke banyak pasar di banyak daerah di Jatim. Dimana, dari pemantauan Pasar di Kolpajung ini ditemukan banyak pedagang yang menjual beras jenis premium.
“Di Pasar ini agak spesifik di mana pedagang menjual beras premium dengan harga yang sedikit lebih tinggi di kisaran harga diatas Rp. 12.000 per kg. Kondisi ini berbeda dengan pasar tradisional lain yang selalu menyiapkan beras medium dan premium,” urainya.
Untuk itu, Khofifah meminta kepada pedagang untuk juga menjual beras medium guna memperluas jangkauan daya beli masyarakat Pamekasan.
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga mendorong Pemkab Pamekasan melalui Wabup Pamekasan yang ikut mendampingi agar segera mengomunikasikan dan mengoordinasikan ketersediaan beras medium bersama Bulog Jatim. Mengingat, saat ini Jatim sudah memasuki musim panen raya sehingga beras medium stoknya berlimpah.
Maka, jika dilihat di pasar ini rata-rata harga beras di kisaran Rp 12.000 karena kualitas premium. Oleh karena itu, untuk memberikan keterjangkauan suplai kebutuhan beras kepada masyarakat yang lebih luas diharapkan disiapkan beras jenis medium, sehingga masyarakat diberikan banyak pilihan sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat sekitar.
Selanjutnya, Khofifah juga bersyukur bahwa harga daging di pasar ini jauh di bawah HET dengan kisaran Rp 100.000-110.000 per kg jauh dibawah HET yang mencapai Rp 140.000.
Sama halnya dengan harga daging ayam potong sesuai harga HET Rp 36.000-37.000 sementara HET Rp 36.750. Sementara itu, harga sesuai HET juga terjadi pada jenis Gula, Minyak Kita, bawang hingga cabai.
Sebagai informasi, di Pasar Kolpajung, harga Bapok untuk beras premium di kisaran Rp 13.500 – HET Rp 13.900/kg, beras medium Rp 11.750 – HET Rp 10.900/kg, gula pasir Rp 13.500/kg, Minyak Goreng curah Rp 16.000 – HET 15.500 /kg dan Minyak Kita Rp 14.000/liter.
Untuk komoditi lain seperti Daging Ayam Ras Rp. 36.000 dengan HET 36.750/kg, Daging Sapi Rp. 100.000 – HET Rp 140.000/kg, tepung terigu Rp. 12.000/kg, Cabe Merah Besar Rp 30.000/kg, Bawang Merah Rp 35 000/kg. Sedangkan, harga telur ayam Rp. 28.500 – HET 27.000/kg, Bawang Putih Rp. 26.000/kg dan Cabe Rawit Rp. 40.000/kg. bro, pri