
Kecelakaan kereta api terjadi pada Jumat malam di Odisha, sebuah negara bagian di India timur, dan melibatkan tiga kereta api.
NEW DELHI (wartadigital.id) – Korban tewas kecelakaan kereta api di India melonjak tajam. Sedikitnya 200 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka, dan diperkirakan jumlah korban tewas akan terus bertambah. Kecelakaan itu terjadi pada Jumat malam di Odisha, sebuah negara bagian di India timur, dan melibatkan tiga kereta api.
“Beberapa gerbong kereta penumpang tergelincir dalam insiden itu,” kata Kepala Sekretaris Odisha Pradeep Jena seperti dikutip dari ABC News, Sabtu (3/6/2023).
Dikatakan Jena, korban tewas dalam kecelakaan kereta api meningkat. Bahkan media sosial mencatat bahwa 207 orang tewas dan sekitar 900 lainnya luka-luka dalam kecelakaan tersebut, merujuk laporan dari Organisasi Bantuan Khusus, yang menangani manajemen bencana di negara bagian tersebut.
Dikatakan oleh Jena lebih dari 200 ambulans telah menanggapi lokasi kecelakaan kereta api yang dahsyat. Menurut Ashwini Vaishnaw, Menteri Perkeretaapian, Komunikasi, Elektronik, dan Teknologi Informasi India tim penyelamat telah dikerahkan dari berbagai bagian negara. “Pembayaran ex-gratia akan ditawarkan kepada korban kecelakaan kereta api yang tidak menguntungkan ini di Odisha,” cuit Vaishnaw.
Menurut Vainshaw keluarga yang anggotanya tewas akan mendapatkan 10 lakh ataus setara dengan sekitar 12.000 dolar AS, sementara mereka yang menderita luka “parah” akan menerima dua lakh (sekitar 2.400 dolar AS). “Orang dengan luka ringan akan menerima 50.000 rupee (sekitar 600 dolar AS),” kata Vaishnaw.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dia “tertekan” dengan kecelakaan itu. “Di saat-saat duka ini, pikiran saya bersama keluarga yang ditinggalkan. Semoga yang terluka segera pulih,” cuit Modi. abc, sin
sx