Pasca Larangan Mudik, Aktivitas di Terminal Trenggalek Mulai Ramai

Tampak sejumlah warga mulai berdatangan ke Terminal Trenggalek.

TRENGGALEK (wartadigital.id)–  Pasca larangan mudik 6-17 Mei 2021, Terminal Surodakan Kabupaten Trenggalek mulai beroperasi. Pada hari-hari pertama operasional, jumlah kendaraan dan jumlah penumpang yang berangkat dari terminal tipe A itu sudah mencapai 50 persen dibanding  saat larangan mudik.

Korsatpel Terminal Surodakan Oni Suryanto menjelaskan, jumlah kendaraan yang berangkat dari terminal itu pada Selasa (18/5/2021), sebanyak 46 bus.  Rinciannya 40 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 6 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sementara jumlah kendaraan yang datang di hari yang sama sebanyak 56 bus AKDP dan 10 bus AKAP.

Bacaan Lainnya

Untuk jumlah penumpang yang berangkat dari terminal itu sebanyak 476 orang. Sementara jumlah penumpang yang datang sebanyak 275 orang. “Kalau dijumlah rata-rata dibandingkan sebelum adanya larangan mudik, aktivitas di Terminal Surodakan sudah mencapai 50 persen,” kata Oni, Rabu (19/5/2021).

Untuk aktivitas bus AKDP, rute yang paling banyak beroperasi adalah Trenggalek-Surabaya, Trenggalek-Malang, dan Trenggalek-Ponorogo. Sementara untuk bus AKAP, rute yang mulai beroperasi adalah Trenggalek-Jakarta.

Ia memprediksi, aktivitas di terminal akan meningkat tajam setelah Lebaran Kupatan atau antara 22-23 Mei 2021. Hal itu merujuk pada kebiasaan warga Trenggalek yang mulai kembali beraktivitas secara penuh setelah Lebaran Kupatan terlewati.

Untuk itu, pihak pengelola terminal mulai menyiapkan beberapa langkah. Seperti pengetatan protokol kesehatan (prokes) bagi penumpang, pengemudi, dan kernet bus.

Tak hanya aktivitas keluar-masuk terminal, aktivitas di dalam terminal juga mulai terlihat. Toko-toko dan tempat makan di area dalam terminal mulai banyak yang buka sejak larangan mudik usai.

Salah satu penumpang, Sunandar, mengatakan hendak berangkat ke Surabaya dengan menaiki bus. Ia mengaku pergi ke ibu kota provinsi itu untuk bekerja. “Memang sengaja menunggu bus beroperasi kembali untuk berangkat ke Surabaya,” ujarnya. bro, trb