SIG dan PLN Bersinergi Wujudkan Industri Hijau Melalui Akselerasi Transisi Energi  Baru Terbarukan

SIG dan PLN telah menandatangani nota kesepahaman dalam menghadirkan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan di area operasi SIG.

 

JAKARTA (wartadigital.id) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dalam akselerasi transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT) untuk mendukung proses bisnis dan operasional yang rendah karbon. Kolaborasi BUMN ini sejalan dengan peta jalan keberlanjutan (sustainability roadmap) masing-masing perusahaan dalam rangka mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia dan mendukung Pemerintah mencapai target net zero emission pada 2050.

Bacaan Lainnya

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari saat mewakili SIG menerima penghargaan sebagai pengguna energi berskala besar di sektor industri pada acara Enterprise Customer Gathering yang diselenggarakan oleh PLN di Jakarta, pada Kamis (11/7/2024), mengatakan, SIG dan PLN memiliki kasamaan visi untuk mendorong terciptanya green industry melalui penggunaan listrik berbasis EBT. Melalui inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi risiko lingkungan dari model industri yang ekstraktif atau bergantung pada sumber daya alam dan mempercepat capaian penurunan emisi karbon.

”Sebagai pengguna energi, relasi antara SIG dengan PLN lebih dari sekadar konsumen dan penyedia jasa, tetapi juga mitra dalam keberlanjutan. SIG dan PLN telah menandatangani nota kesepahaman dalam menghadirkan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan di area operasi SIG pada September 2023 lalu,” kata Reni Wulandari dalam siaran pers, Sabtu (13/7/2024).

Reni Wulandari menambahkan, SIG merupakan pengguna listrik berskala besar dengan tingkat penggunaan energi listrik sekitar 2,9 terawatt hour (TWh) per tahun atau senilai Rp 2,9 triliun/tahun. Di sisi lain, SIG memiliki lahan berupa atap bangunan, lahan, dan kolam, yang berpotensi digunakan untuk implementasi panel surya hingga 572 MegaWatt peak (MWp).

“Kerjasama dengan PLN dalam pengembangan panel surya diharapkan dapat meningkatkan porsi penggunaan EBT dan mendukung tercapainya target penurunan intensitas emisi CO2 Cakupan 2 sebesar 23,9% dari baseline 2019 seperti tertuang dalam Sustainability Roadmap SIG 2030,” ujar Reni Wulandari.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, Enterprise Customer Gathering merupakan bentuk penghargaan PLN atas kerjasama dengan pelanggan industri yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, kontribusi pelanggan sangat besar dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi negara. “Acara ini adalah bentuk apresiasi kami atas dukungan Bapak/Ibu selama ini. Berkat dukungan tersebut, PLN berhasil mengurangi utang sebesar Rp 62,5 triliun di tengah pandemi Covid-19 dan mencatatkan laba bersih tertinggi dalam sejarah perusahaan,” jelas Darmawan.

Melalui Enterprise customer gathering diharapkan dapat meningkatkan kedekatan antara PLN dan para pelanggan enterprise. Sehingga bisa memperkuat kerja sama yang telah ada untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. “Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, PLN berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan menyediakan energi yang andal bagi seluruh pelanggan,” katanya.

Darmawan juga menjabarkan, transformasi PLN beberapa tahun terakhir merupakan wujud komitmen perseroan dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Mulai dari membentuk direktorat retail untuk lebih fokus pada kebutuhan pelanggan hingga memutakhirkan aplikasi PLN Mobile yang kini sudah berating 4,9 di Google Play Store menjadikannya salah satu aplikasi dengan rating tertinggi di Indonesia.

“Demi mendukung energi rendah karbon, kami juga mengembangkan bisnis beyond kWh di mana PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga layanan internet, fiber optic, dan green services untuk mendukung industri rendah karbon,” ujarnya. nan

Pos terkait