Korwil Dikdaya Sumberasih Gelar Musabaqoh Hifzhul Qur’an dan Matematika Nalaria Realistik

Dikdaya Kecamatan Sumberasih menggelar Musabaqoh Hifzhul Qur’an dan Matematika Nalaria Realistik di SDN Muneng Leres 1, Selasa (12/11/2024)

PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Sumberasih menggelar Musabaqoh Hifzhul Qur’an dan Matematika Nalaria Realistik di SDN Muneng Leres 1 Kecamatan Sumberasih, Selasa (12/11/2024).

Musabaqoh Hifzhul Qur’an diikuti oleh 29 peserta yang berasal dari 29 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Sumberasih. Para peserta berlomba dalam kategori hafalan Al-Qur’an, yang dinilai berdasarkan beberapa kriteria seperti tajwid dan makhorijul huruf, kelancaran hafalan, adab dan sikap serta tartil. Dua dewan juri yang bertugas dalam penilaian adalah para pengajar dari TPQ Hidayatul Waton Kecamatan Kademangan dan TPQ Darusalam Kecamatan Dringu.

Bacaan Lainnya

Untuk lomba Matematika Nalaria Realistik dibagi menjadi tiga fase. Yakni Fase-A untuk siswa kelas 1-2, Fase-B untuk siswa kelas 3-4 dan Fase-C untuk siswa kelas 5-6. Setiap peserta menerima 30 soal esai yang menguji kemampuan mereka dalam berpikir logis dan kritis.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi didampingi Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sumberasih Maini Yudiningsih serta sejumlah panitia.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi menyampaikan harapannya agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter melalui ibadah seperti sholat Dhuha yang dapat membantu membentuk pribadi berakhlak mulia.

“Matematika memang penting, tetapi pengembangan karakter yang mulia harus tetap menjadi prioritas. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap siswa dapat berkompetisi dengan sehat, menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.

Sementara Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sumberasih Maini Yudiningsih mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan siswa dan memotivasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an.

“Selain itu, mendorong kemampuan berpikir kritis melalui matematika, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berperan aktif dalam membentuk karakter siswa,” katanya.

Maini berharap siswa tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki kecintaan dan kedalaman spiritual yang terwujud dalam pemahaman dan penghafalan Al-Qur’an. “Kami ingin mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif melalui tantangan dalam matematika Nalaria Realistik,” jelasnya.

Lebih lanjut Maini mengingatkan bahwa peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk mengenang dan menghargai peran besar para guru dalam membentuk generasi penerus bangsa.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, kemampuan dan dedikasi dalam lomba. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang positif bagi kalian untuk terus berkembang baik secara akademis maupun dalam hal karakter,” harapnya.

Setelah dilakukan oleh dewan juri, untuk Musabaqoh Hifzhul Qur’an, juara 1 diraih Rendhiansyah Pratama dari SDN Pohsangit Leres 1, juara 2 diraih Tiara Maulidyach F.P dari SDN Muneng Leres 1, juara 3 diraih Wanda Nur Anggraeni dari SDN Mentor III, juara harapan 1 diraih Dewi Wardatul Aliyah dari SDN Pohsangit Leres II, juara harapan 2 diraih Putri Alivia dari SDN Muneng Leres 2 dan juara harapan 3 diraih Muhammad Ilham Anugrah Putra dari SDN Laweyan I.

Sedangkan untuk Matematika Nalaria Realistik di Fase-A, juara 1 diraih Rusliyana Zahro dari SDN Banjarsari, diikuti Demian Prayoga dari SDN Mentor I sebagai juara 2 dan Zahrona Arifatul Maulana dari SDN Gili Ketapang II sebagai juara 3.

Untuk Fase-B, Ahmad Muzammil dari SDN Jangur berhasil meraih juara 1, sedangkan May Abidatul Maghfiroh dari SDN Banjarsari I dan Fernanda Zulkarnain dari SDN Lemah Kembar masing-masing meraih juara 2 dan 3. Di Fase-C, Rayhan Ardiansyah Wahyudi dari SDN Pohsangit Leres I berhasil menjadi juara 1, disusul Marwah Sofiatul Munawaroh dari SDN Sumurmati I di posisi kedua dan Silfia dari SDN Banjarsari III yang meraih juara ketiga.

Dalam lomba ini para juara mendapatkan trofi dan piagam penghargaan. Sementara seluruh peserta mendapatkan sertifikat sebagai tanda partisipasi mereka dalam Musabaqoh Hifzhul Qur’an dan Matematika Nalaria Realistik. oli, kim

Pos terkait