
Jenazah Titiek Puspa diberangkatkan dari Masjid An-Nur Perdatam, Pancoran menuju TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (11/4/2025) siang.
JAKARTA (wartadigital.id) – Jenazah almarhumah Sumarti atau yang dikenal Titiek Puspa artis legendaris Indonesia diberangkatkan dari Masjid An-Nur Perdatam, Pancoran menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (11/4/2025) siang.
Jenazah Titiek Puspa selesai disalatkan oleh ratusan jemaah salat Jumat di Masjid An-Nur Perdatam dengan suasana khusyuk. Almarhumah menggunakan keranda dibalut kain hijau berlafadz Al-Qur’an itu dibawa menggunakan ambulans Hyundai Starex Mover berwarna silver dengan pengawalan kepolisian.
Terlihat sejumlah kendaraan iring-iringan bus dan mobil pribadi dari pihak keluarga turut mengantarkan Titiek Puspa menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Tanah Kusir. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat hingga kerabat artis turut memberikan penghormatan terakhir di kediamannya Wisma Puspa mulai dari Wakil Menteri (Wamen) Kebudayaan Giring Ganesha, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Dewa Budjana, Hetty Koes Endang, Farhad Abbas, dan artis senior lainnya.

Jenazah Titiek Puspa selesai disalatkan oleh ratusan jemaah salat Jumat di Masjid An-Nur Perdatam dengan suasana khusyuk.
Sekadar informasi, Titiek Puspa tutup usia setelah melawan penyakitnya di RS Medistra, Jakarta Selatan pada Kamis (10/4/2025) pukul 16.25 WIB. Sempat menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 15 hari, Titiek Puspa dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan otak yang dialami.
Di balik kisah suksesnya meniti karier selama puluhan tahun, ada hal unik ketika Titiek Puspa menceritakan tentang agama. Kabarnya ia sempat tidak memiliki agama yang jelas.
Dalam sebuah kutipan artikel keluaran 15 September 2012 yang diunggah akun TikTok @prochannelandim, pemilik nama asli Sudarwati itu mengaku jika ia sempat tak memiliki agama yang jelas.
Hingga baru pada tahun 1989 ia belajar soal agama, salah satunya adalah belajar salat. Itu artinya ia telah berusia 52 tahun kala itu. Diketahui jika ia lahir di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan pada pada 1 November 1937. “Saya sebelum punya agama yang pasti, tapi sembah baru tahun 1989. Biasanya ngobrol sama Tuhan,” ucap Titiek Puspa.
Ia tak menampik jika dirinya tak bisa melakukan salat karena tak hafal dan juga tak belajar sebelumnya. Namun pada akhirnya ada bisikan dan keinginan untuk melakukan ibadah umrah. “Sembahyang aja gak bisa, memang mau ditempeleng Tuhan. Saya bilang gak (ajakan ke Madinah). Terus di kuping saya, umrah, umrah,” katanya.
Keinginannya untuk ke Tanah Suci sempat dikonsultasikan dengan rekan sesama artis, Edi Sud. Dari sosok ini pula ia belajar salat lengkap dengan bacaannya. “Waktu itu saya tanya ke Edi Sud, terus saya dikasih video (belajar salat), saya belajar dan bisa,” lanjutnya.
Setelah lancar, ia pun pergi untuk melaksanakan ibadah umrah meski sempat lupa terkait bacaan salat yang dipelajari. Namun hal ini tak membuatnya menyerah, ia terus melaksanakan ibadah dengan hati yang tulus dan ikhlas.
Diketahui jika Titiek Puspa dikenal sebagai “diva legendaris” yang telah menginspirasi banyak generasi. Karyanya yang abadi dan dedikasinya terhadap seni menjadikannya sosok yang dihormati dalam industri hiburan Indonesia. Penghargaan dan penghormatan terus mengalir dari berbagai kalangan atas kontribusinya yang luar biasa. sin, ins