
SURABAYA (wartadigital.id) – Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban identik dengan penyembelihan hewan kurban. Di berbagai kampung hingga masjid atau musala berancang-ancang memersiapkan diri.
Salah satunya adalah warga RT 11 RW 04 Kelurahan Wonokromo Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, juga telah membentuk kepanitiaan dan berembuk untuk mengadakan perayaan Hari Raya Kurban dan bersiap menyembelih hewan kurban.
Ketua RT 11 RW 04 Kelurahan Wonokromo, Joko Purwanto, ST, saat dikonfirmasi Minggu (4/5/2025), juga telah menyampaikan risalah dan hasil rapat melalui grup WhatsApp warga maupun melalui surat edaran.
Dalam grup WA itu dia menyatakan, bersama ini dan pada kesempatan yang baik ini pihaknya mohon izin untuk menyampaikan hasil dari rapat panitia Idul Adha 1446 H/2025 yang diadakan pada 30 April 2025. “Dari hasil rapat telah disepakati beberapa keputusan seperti yang sudah tertera dalam surat edaran tersebut. Rencana pelaksanaan pada Sabtu, 7 Juni 2025,” kata Joko.

Selebihnya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada panitia Idul Adha 2025 dalam persiapan hingga pelaksanaan maupun pembagian daging kurban. “Saya sebagai Ketua RT 11 bersifat mengetahui saja, walau sebagai warga tetap total membantu pelaksanaan,” tuturnya.
Dalam kepanitiaan kali ini seperti tahun-tahun sebelumnya diketuai oleh Suroto. Dia bakal dibantu warga dan pengurus RT 11, terutama pengurus Jami’iyah Yasin dan Tahlil Nur Hidayah yang diketuai oleh Amri Hidayat.
Menurut Suroto, berkaitan dengan peringatan Hari Raya Kurban atau Hari Raya Idul Adha di lingkungan RT 11 RW 04 Jetis Kulon 10, pihaknya telah mengedarkan surat hasil risalah rapat.
“Untuk Hari Raya Kurban tahun ini, kami telah menetapkan bahwa warga yang ingin berkurban, kami panitia akan menerima dan menyalurkan daging hewan kurban kepada yang berhak,” ujar Suroto.
Ketentuannya adalah untuk satu ekor sapi ditanggung secara kolektif oleh tujuh orang, yang tiap pengkurban masing-masing dikenakan biaya Rp 3.350.000.
Kemudian setiap pengkurban satu ekor sapi secara kolektif masing-masing dikenakan tambahan biaya Rp 350 ribu sebagai biaya perawatan dan proses penyembelihan hingga usai.
“Sedangkan untuk pengkurban kambing, kami mengenakan tarif tambahan Rp 150 ribu. Kami juga menerima infaq, shodaqoh maupun bantuan operasional pelaksanaan Hari Raya Idul Kurban. Pembayaran kolektif hewan kurban pada 30 Mei 2025,” kata dia.
Untuk informasi pembayaran kolektif sapi, penerimaan dan penyaluran kurban, pihaknya juga telah menunjuk beberapa personal yang siap bekerja dan jemput bola. Ada tiga orang yakni untuk wilayah utara M Choirul (HP 0888 3105 780), tengah Jumar (HP 0812 3377 3694), dan selatan Amri Hidayat (HP 0813 2722 5893). edt
