
Bus pariwisata diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9/2025).
PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Tragedi kecelakaan maut di jalur wisata Bromo, Probolinggo kembali terjadi hingga mengakibatkan korban jiwa. Bus pariwisata diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9/2025).
Delapan orang dilaporkan tewas, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban, baik yang tewas maupun luka, telah dievakuasi ke Kabupaten Jember menggunakan 20 unit ambulans. Kecelakaan maut ini menimpa bus dengan nomor polisi P 7221 UG yang mengangkut rombongan wisatawan dari Gunung Bromo ini mengalami rem blong. Laju bus tak terkendali hingga oleng dan menabrak pagar rumah warga di jalur menurun yang merupakan akses utama menuju kawasan wisata Bromo.
Rombongan bus nahas tersebut diketahui berasal dari Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Para korban luka sempat mendapat perawatan darurat di Puskesmas Sukapura, Probolinggo, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bina Sehat Jember untuk penanganan lebih lanjut. “Korban luka segera dibawa ke RS Bina Sehat Jember, sementara jenazah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing,” ujar seorang petugas medis di lokasi, Minggu (14/9/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan maut tersebut mengakibatkan delapan korban jiwa. Salah satunya anak berusia 7 tahun yang meninggal bersama ayahnya. sin
Identitas 8 Korban Tewas
- Bella Putri Kayla (10), Kecamatan Patrang, Jember
- Hesti Purwa Wartamaya (39), Kecamatan Ajung, Jember
- Hendra Pratama (37), Kaliwates, Jember
- Arti Wibowati (34), Wuluhan, Jember
- Wardatus Sholehah (35), Kecamatan Panti, Jember
- Ayeza Fahrani Agustin (7), Kecamatan Panti, Jember (anak dari Hendra Pratama)
- Nasha Azkia Nayyara (14), Kecamatan Patrang, Jember
- Desy P, Jember





