
SUMENEP (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau warganya agar siap siaga menghadapi musim hujan di akhir tahun 2025 dan jelang tahun 2026.
Untuk itu melalui Surat Edaran (SE) Nomor 45 tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2025/2026 di Wilayah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan beberapa imbauan.
“Melalui Surat Edaran ini ada 10 poin yang kita sampaikan, seperti mengimbau warga agar dapat menjaga kebersihan lingkungan dan saluran drainase, tidak membuang sampah ke sungai, parit, atau selokan, memeriksa kekuatan atap, reklame, dan pohon di sekitar bangunan, menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras dan angin kencang,” ujarnya, Selasa (23/12/2025)
Di samping itu, lanjut Bupati, kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Instansi Vertikal ditekankan agar dapat menyiagakan personel, peralatan, dan sumber daya pendukung untuk mengantisipasi bencana di wilayah kerja masing-masing.
“Demikian pula kepada seluruh pimpinan BUMN, BUMD, dunia usaha, pengelola hotel, restoran dan pemilik ruko juga diingatkan agar dapat menjaga lingkungan usaha tetap bersih dan aman, menjaga saluran air berfungsi baik, serta memeriksa kekuatan bangunan, papan reklame, dan fasilitas lainnya. Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan saat terjadi angin kencang,” imbuhnya.
Bupati juga meminta pengelola kawasan permukiman, kawasan industri, pasar, terminal, dan ruang publik, agar dapat melakukan pembersihan drainase dan area terbuka, menyiapkan lokasi aman bagi warga bila terjadi genangan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia juga mengimbau seluruh pengelola fasilitas pendidikan, rektor, kepala sekolah, untuk memastikan keamanan lingkungan belajar, memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada siswa dan mahasiswa, serta menyesuaikan kegiatan luar ruangan dengan kondisi cuaca aktual.
“Termasuk pengelola rumah sakit, klinik, dan tempat ibadah, diimbau untuk menjaga keamanan fasilitas dan sistem kelistrikan dari potensi banjir dan petir, menyiapkan ruang aman bagi pasien dan jamaah, serta mengimbau masyarakat menjaga kesehatan pasca hujan,” kata dia.
Tidak terkecuali, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Sumenep untuk dapat menggalakkan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.
“Siagakan posko siaga bencana di wilayah masing-masing, serta segera melaporkan jika ada kejadian ke Call Center 112 atau BPBD Kabupaten Sumenep,” pintanya.
“Dan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep kami imbau menjaga lingkungan tetap bersih, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga saluran air tetap lancar, menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras atau angin kencang,” lanjut dia. ume





