Menteri Arifah Terharu Lihat Fasilitas Sekolah Rakyat Ponorogo Yang Representatif 

Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi mengapresiasi fasilitas SR Ponorogo karena menempati deretan ruangan representatif

PONOROGO (wartadigital.id) – Fasilitas gedung rintisan Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo yang menempati Gedung Sentra Industri kerap mengundang kagum. Tanpa kecuali, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi yang datang berkunjung, Sabtu (28/3/2026).

Bahkan, Arifah mengaku terharu melihat penyelenggaraan sekolah dengan skema terintegrasi –mulai SD, SMP, hingga SMA- dalam satu lingkungan berasrama– bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu itu.

Bacaan Lainnya

“Ini Sekolah Rakyat kesekian yang sudah saya kunjungi. Saya selalu terharu, bangga, dan bahagia karena pemerintah dapat memenuhi salah satu hak anak, yaitu pendidikan,” kata Arifah.

Dia mengapresiasi fasilitas SR Ponorogo karena menempati deretan ruangan representatif yang fungsi awalnya galeri dan menampung aktivitas produksi perajin industri kecil dan menengah (IKM). Bangunan yang ada lebih dari cukup untuk kegiatan belajar mengajar serta asrama.

“Lokasinya nyaman, udaranya  bersih, dan fasilitasnya bagus. Anak-anak dapat belajar dengan nyaman, mereka mendapatkan makan tiga kali sehari serta dua kali snack,” kata Arifah yang juga Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU masa khidmat 2025-2030 itu.

Menurut Arifah, Sekolah Rakyat merupakan bentuk investasi negara untuk menyiapkan generasi masa depan. Program nasional itu berawal dari kegelisahan Presiden Prabowo yang sangat mencintai anak-anak Indonesia.

“Beliau tidak mau ada anak-anak yang sakit, tidak mau ada anak-anak yang tidak makan. Beliau juga tidak mau ada anak-anak yang tidak bisa sekolah karena mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan,” tuturnya.

Dia berharap para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu memanfaatkan kesempatan mengakses pendidikan di SR. Selain menerapkan boarding school (sekolah berasrama), penyelenggara program bakal memberikan penguatan di bidang keagamaan, kepemimpinan, bela negara, kewirausahaan, seni, olahraga, serta kegiatan sosial berbasis komunitas.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita, memberikan motivasi kepada para siswa SR agar terus semangat belajar. Bunda Lis–sapaan Lisdyarit–berharap mereka mampu meraih masa depan yang cerah.

“Fasilitas yang ada di Sekolah Rakyat bahkan lebih baik dibandingkan sekolah umum sehingga harus dimanfaatkan dengan maksimal,” pintanya

Pemkab Ponorogo juga sudah menyiapkan lahan seluas 6,2 hektare di Kelurahan Setono untuk pembangunan gedung baru SR. Presiden Prabowo Subianto menempatkan Sekolah Rakyat sebagai program prioritas nasional untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2. Program ini menyediakan jenjang pendidikan dasar dan menengah yaitu SD hingga SMA yang dilaksanakan dalam satu kawasan terpadu. ono

Pos terkait