Gali Emas Hijau Banuaju Barat, Geliat Tiga Potensi Alam di Ujung Timur Madura

Kepala Desa Banuaju Barat, Suninto saat ditemui di rumahnya

SUMENEP (wartadigital.id) – Di balik lanskap tanah berbatu khas Madura, terdapat sebuah permata agraris tersembunyi yang menyimpan potensi ekonomi luar biasa.

Ya, Desa Banuaju Barat, sebuah wilayah yang terletak di Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini mulai memikat perhatian publik berkat kekayaan sumber daya alamnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Banuaju Barat, Suninto mengatakan, letak geografis Desa Banuaju Barat sangat strategis dan dekat dengan wilayah pesisir, menyimpan tiga pilar “emas hijau” yang menjadi tumpuan ekonomi warga, yakni pohon kelapa, siwalan, dan bambu.

“Komoditas ini memiliki prospek industri kreatif yang menjanjikan di pasar lokal maupun nasional,” katanya saat ditemui di rumahnya.

Ia menambahkan, secara kultural dan geografis, masyarakat Desa Banuaju Barat dianugerahi kesuburan tanah yang membuat tiga jenis vegetasi utama tumbuh subur secara masif seperti kelapa, bambu dan siwalan.

“Pohon kelapa tumbuh subur di hampir seluruh dusun. Selain dijual sebagai buah utuh, daging kelapa berpotensi besar diolah menjadi minyak kelapa murni dan kopra berkualitas tinggi,” tambah Suninto.

Selanjutnya menurut Kades yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Ranting NU ini, tanaman bambu di Desa Banuaju Barat menyediakan material yang melimpah untuk industri kerajinan tangan, mulai dari perkakas rumah tangga, anyaman estetik, hingga bahan bangunan ramah lingkungan.

“Termasuk pohon siwalan menghasilkan buah nira segar (legen) serta bahan baku pembuatan gula merah murni. Rasanya yang khas berpotensi dipasarkan sebagai produk pemanis organik premium,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan pengemasan (packaging) yang modern dan pemanfaatan pemasaran digital, komoditas lokal seperti gula siwalan dan kerajinan bambu diproyeksikan mampu menembus ritel modern di kota-kota besar.

“​Dengan sinergi antara pemuda desa, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan investasi di bidang teknologi pengolahan pangan, Desa Banuaju Barat tidak hanya akan menjadi penonton di daerahnya sendiri, melainkan siap bertransformasi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di ujung timur Pulau Madura,” tuturnya.

Selain sektor perkebunan, kontur tanah Desa Banuaju Barat juga sangat mendukung sektor peternakan sapi Madura. Desa ini menjadi salah satu penopang populasi sapi potong di Kabupaten Sumenep karena ketersediaan pakan hijau yang stabil.

​Perlu diketahui, Desa Banuaju Barat memiliki luas wilayah sekitar 3,26 kilometer (km²) persegi. Luas wilayah ini mencakup area pemukiman warga, lahan pertanian/tegalan, serta kawasan perkebunan rakyat yang didominasi oleh tanaman kelapa, siwalan, dan bambu. ume

Pos terkait