
Demo buruh di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
JAKARTA (wartadigital.id) – Massa buruh dari Bekasi bergerak menuju Jakarta, Kamis (24/9/2026) pagi. Mereka bertolak dari Kota Bekasi untuk berdemonstrasi di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @infobekasi, terlihat massa buruh konvoi menggunakan sepeda motor dan mobil menuju Jakarta. Mereka terlihat berkumpul Jalan Bulevar Utara, Kota Bekasi.
Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Bekasi Yusuf, mengatakan pihaknya akan berunjuk rasa dengan elemen buruh lain untuk menyerahkan petisi ke Istana. “Hari ini kita total dari setiap wilayah, Bekasi, kemudian Tangerang, Jawa Barat, ini kurang lebih ada 50.000 massa aksi yang bersama-sama menuju ke Thamrin untuk menyerahkan petisi di Istana,” kata Yusuf dikutip dari keterangan unggahan.
Aksi tersebut menjadi bagian dari desakan buruh agar pembentukan aturan baru terkait perlindungan tenaga kerja memperhatikan kepentingan pekerja.
Sementara itu, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demo buruh di Jakarta, Kamis (24/9/2026). Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. “Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi arus lalu lintas, dengan tujuan untuk memberikan ruang kepada saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapat di muka umum, begitu juga dengan aktivitas mobilitas masyarakat lainnya yang melaksanakan kegiatan sehari-hari,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).
Budi mengatakan sebanyak 26.386 personel gabungan dari Kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan unsur terkait disiapkan untuk mengamankan aksi demonstrasi.
Penempatan personel meliputi Monas sebanyak 4.020 personel, Bundaran HI 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan FKPMS 8.914 personel, Kamseltibcarlantas 2.055 personel, Gakkum 1.841 personel, serta Siaga Mapolda 600 personel.
Selain itu, sebanyak 412 personel Tim Patroli Wilayah, 296 personel untuk TMII, 197 personel di Kementan dan Danantara, 140 personel di Semanggi, 102 personel di Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi, 62 personel patroli pengawalan unjuk rasa, serta 33 personel PJU penanggung jawab.
Dia mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan mempertimbangkan jalur alternatif. Pengguna jalan juga dapat memantau perkembangan lalu lintas melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya serta mengikuti arahan petugas karena pengaturan dapat berubah sesuai kondisi aktual.
“Kami juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat yang ingin melewati beberapa jalur kegiatan aktivitas, kami menganjurkan dengan pertimbangan beberapa alternatif yang digunakan antara lain dari Jakarta Barat menuju Monas dapat melalui Tomang, Suryopranoto, dan Harmoni,” tuturnya. ine





