Dua Riset Grup FST UNAIR Kolaborasi Penelitian SPR dengan UKM dan UPM Malaysia

Aktivitas penelitian di Lab. Teknologi Fotonika UKM.

SURABAYA (wartadigital.id) – Di penghujung tahun ini, dua riset grup (RG) Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR melaksanakan kerja laboratorium dan diskusi hasil kerjasama penelitian Airlangga Research Fund terkait Surface Plasmone Resonance (SPR) dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan dilaksanakan di Malaysia mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026.

RG Centre for Advanced Photonics dan Research Centre  for Quantum Engineering Design berkoordinasi untuk pengoptimalan hasil penelitian terapan prototipe tersebut dengan Laboratorium Teknologi Fotonika, Fakultas Kejuruteraan Mekanik dan Alam Bina (FKAB) UKM. Adapun judul penelitian yang sedang dikerjakan bersama dari pendanaan internal UNAIR  tersebut adalah Desain Sensor SPR Terintegrasi AI untuk Deteksi Kreatinin.

Bacaan Lainnya
Bersama tim UNAIR dan FKAB UKM.

PIC kegiatan UKM adalah Prof Ir Dr Norhana Arsad selaku Deputy Dean (Research & Innovation Affairs), yang sekaligus sebagai Ketua Lab Photonic Technology dan anggota lab  Prof Ir Dr Ahmad Ashrif A Bakar yang sekaligus sebagai Direktur Institute of Microengineering and Nanoelectronics (IMEN) UKM.

Delegasi Departemen Fisika  FST UNAIR yang sekaligus sebagai anggota kedua RG FST UNAIR yang hadir di UKM  adalah Prof Dr Ir Retna Apsari Dra, MSi, IPM, ASEAN Eng. dan Andi Hamim Zaidan SSi, MSi, PhD. Kedua delegasi juga menyampaikan kuliah tamu di FKAB UKM.

Tim FST UNAIR juga didukung oleh 1 asisten riset RG yang sekaligus alumni Prodi S1 Fisika yaitu Imasda Rahmatullah SSi, MSc. Tiga mahasiswa Prodi S1 Fisika FST yang terlibat yaitu Nidya Patrica Setyaputri, M. Bintang Nugroho, dan Nabilah Mufidah.  Ketiga mahasiswa yang hadir sekaligus mengambil data skripsi yang terintegrasi dengan penelitian RG dengan fokus SPR.

Bersama tim peneliti dan tim pembimbing Lab. Teknologi FKAB UKM.

Ketua RG Center for Advanced Photonics, Prof Retna Apsari  menjelaskan kegiatan pengambilan data tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengembangan hilirisasi dan optimalisasi teknologi sensor berbasis fotonika melalui pemanfaatan beberapa metode interogasi SPR. “Penggunaan sampel yang berasal dari bidang nanomaterial, kesehatan, dan pangan menunjukkan potensi teknologi SPR untuk dikembangkan pada berbagai bidang aplikasi, mulai dari deteksi nanopartikel hasil sintesis hijau, analisis biomolekul, hingga karakterisasi bahan pangan,” katanya dikutip dari keterangan tertulis dari Kuala Lumpur dikutip Minggu (4/10/2026).

Dalam rentang berkegiatan tersebut juga ditanda tangani 2 Research Collaboration Agreement antara FST UNAIR dan FKAB UKM, antara Prof Dr Ir Retna Apsari Dra, MSi, PM, ASEAN Eng dengan Prof Ir Dr Norhana Arsad selaku Ketua Laboratorium Teknologi Fotonika sekaligus sebagai Deputy Dean (Research & Innovation Affairs) UKM dan anggota lab Prof Ir Dr Ahmad Ashrif A Bakar sekaligus sebagai Direktur Institute of Microengineering and Nanoelectronics (IMEN) UKM.

Fokus kerjasama memuat berbagai aspek diantaranya adalah penelitian, publikasi dan jont supervisi antara kedua institusi serta hilirisasi produk bidang optika dan fotonika. Kerjasama juga dikembangkan dengan Lab Optical Sensors and Photonics Engineering, Fakultas Teknik UPM (Universiti Putra Malaysia) dengan PIC Prof Dr Ir Ahmad Sukri Bin Muhammad Noor.

Prof Retna Apsari  menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari implementasi realisasi Sustainable International Collaboration SDG’s poin 3 (Good Health and Well-being), 9 (Industry, Innovation and Infractructure) serta 17 (Partnership for the Goals) dalam bidang optika dan fotonika serta international mobility.  Diharapkan, kerjasama yang terjalin terus dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sensor SPR dan semua teknologi pendukungnya, serta memperkuat posisi RG fotonika di skala global yang luas dan terintegrasi dengan industri. nti

 

Pos terkait