
BLITAR (wartadigital.id) – Pelaksanaan kegiatan fisik dalam program Kelurahan Berdaya Menuju Kota Masa Depan (Karya Mas) terus berjalan hingga akhir September 2026.
Berdasarkan capaian pelaksanaan, progress fisik program tersebut telah mencapai 24 persen dengan serapan anggaran sekitar Rp 3 miliar sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Sekretariat Daerah Kota Blitar, Fredy Hermawan, mengatakan program Karya Mas merupakan salah satu program pemberdayaan dan peningkatan infrastruktur yang dapat menjawab permasalahan di wilayah.
Fredy menjelaskan dalam program ini untuk kegiatan fisik hingga akhir September 2026 mencapai 24 persen dan berlangsung di 300 titik se-Kota Blitar. Sedangkan untuk kegiatan non fisik secara keseluruhan telah mencapai 80 persen.
Fredy menjelaskan, kegiatan infrastruktur yang dilaksanakan melalui Karya Mas antara lain pembangunan jogging track, mandi, cuci, kakus (MCK), hingga saluran air atau selokan. Program tersebut melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di tingkat wilayah.
“Program karya mas disini merupakan program lanjutan transformasi pemberdayaan dari yang sebelumnya dimana Wali Kota saat ini mengharapkan program karya mas bisa menuntaskan permasalah – permasalahan yang ada di wilayah,” kata Fredy.
Menurut Fredy, program Karya Mas merupakan kelanjutan sekaligus transformasi dari program pemberdayaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui program tersebut, pemerintah berharap kebutuhan pembangunan di tingkat wilayah dapat ditangani dengan melibatkan masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan program Karya Mas ditargetkan rampung pada Desember 2026. ita