Liga Super: Gol Telat Miguel Pereira Selamatkan Persebaya dari Kekalahan

Catur Pamungkas saat duel dengan pemain PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (foto Persebaya)

SURABAYA (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (18/10/2026).

Persebaya menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1 saat menjamu PSS Sleman. Sempat tertinggal lebih dulu, Green Force bangkit melalui sundulan Miguel Pereira pada menit ke-36 untuk menyamakan kedudukan.

Bacaan Lainnya

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir melalui sundulan Gledson Paixao yang masih melebar tipis dari sisi gawang PSS.

Tekanan tuan rumah berlanjut. Pada menit keenam, Alex Martins mendapatkan peluang emas dari jarak dekat. Namun, sepakan penyerang Persebaya itu masih mampu ditepis penjaga gawang PSS.

Alih-alih membuka keunggulan, Persebaya justru kebobolan lebih dahulu pada menit kedelapan. PSS berhasil memanfaatkan peluang untuk menjebol gawang Ernando Ari lewat skema tendangan bebas dan mengubah skor menjadi 0-1.

Gol tersebut membuat Persebaya harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan. Green Force terus berusaha membangun serangan, sementara PSS juga sesekali mengancam pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-25, PSS kembali mendapatkan peluang. Beruntung bagi Persebaya, bola hasil serangan tim tamu masih melambung di atas mistar gawang Ernando.

Persebaya kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Jefferson menciptakan peluang pada menit ke-33 melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola masih melebar dari sasaran.

Upaya Persebaya akhirnya membuahkan hasil tiga menit berselang. Miguel Pereira muncul sebagai pembeda setelah menyambut bola dengan sundulan keras yang berhasil menembus gawang PSS. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-36.

Gol Miguel membangkitkan momentum serangan Persebaya. Pada menit ke-39, Gledson Paixao melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang PSS. Namun, penjaga gawang tim tamu masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Satu menit kemudian, giliran Yuran Fernandes yang mengancam melalui sundulan. Sayangnya, bola hanya melebar tipis dari sisi gawang PSS.

Toni Firmansyah saat beraksi menghadapi PSS Sleman (foto Persebaya)

Tambahan waktu tiga menit pada penghujung babak pertama tidak menghasilkan gol tambahan. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan skor sama kuat 1-1.

Sempat kembali tertinggal pada babak kedua, Green Force terhindar dari kekalahan berkat sundulan Miguel Pereira pada masa injury time.

Persebaya langsung berusaha mengambil kendali permainan selepas turun minum. Peluang pertama hadir pada menit ke-46 melalui sundulan Malik Risaldi. Namun, upaya tersebut masih mampu digagalkan penjaga gawang PSS.

Dua menit berselang, Diogo Ramalho mendapatkan kesempatan emas. Berada dalam posisi bebas, gelandang Persebaya itu melepaskan sepakan dari jarak dekat. Sayangnya, bola justru melenceng dari sasaran.

Tekanan tuan rumah berlanjut pada menit ke-54. Toni juga memperoleh peluang melalui sepakan jarak dekat, tetapi bola belum menemui target. Sejumlah kesempatan tersebut belum mampu membawa Persebaya berbalik unggul.

Bernardo Tavares kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-56. Yann Mabella dan Ricky Pratama masuk untuk menggantikan Malik Risaldi dan Diogo Ramalho.

Namun, upaya Persebaya mengejar keunggulan kembali mendapat tantangan. Pada menit ke-61, PSS berhasil mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Persebaya pun kembali berada dalam posisi tertinggal.

Green Force tidak tinggal diam. Pada menit ke-64, Walber Mota mencoba menyamakan skor melalui sundulan. Sayangnya, penjaga gawang PSS masih mampu mengamankan bola.

Persebaya terus melakukan penyegaran untuk menambah daya gedor. Toni ditarik keluar dan digantikan Saddil Ramdani pada menit ke-68. Sebelas menit kemudian, giliran Catur dan Gledson Paixao yang meninggalkan lapangan, dengan Syahrul Lasinari serta Risto Mitrevski masuk menggantikan keduanya.

Tekanan Persebaya semakin terasa menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-81, Saddil mendapatkan peluang melalui sontekan dari jarak dekat. Namun, bola masih melebar dari sisi gawang PSS.

Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu enam menit, Persebaya akhirnya menemukan gol yang dinanti. Miguel Pereira kembali menjadi aktor penting lewat sundulan yang merobek gawang PSS pada menit ke-90+1.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-2 sekaligus membangkitkan semangat Persebaya pada detik-detik akhir pertandingan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. sba

Pos terkait