wartadigital.id
Headline Manca

Antisipasi Serangan Nuklir Rusia, Ukraina Siapkan Pusat Evakuasi

Reuters
Ukraina sedang mempersiapkan pusat-pusat evakuasi di Ibukota Kiev sebagai persiapan untuk kemungkinan serangan nuklir.

 

KIEV (wartadigital.id) –  Situasi global kian tak kondusif. Ukraina sedang mempersiapkan pusat-pusat evakuasi di Ibukota Kiev sebagai persiapan untuk kemungkinan serangan nuklir. Itu menyusul peringatan dari Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa negaranya akan mengambil setiap tindakan yang diperlukan untuk mengklaim kemenangan.

Putin baru-baru ini mengancam bahwa Rusia tidak akan ragu untuk menggunakan senjata nuklir guna melawan apa yang disebutnya sebagai ancaman terhadap integritas teritorial negaranya. Persiapan itu dilakukan menyusul langkah eskalasi Rusia dalam perang untuk mencaplok bagian-bagian Ukraina yang diduduki menyusul referendum di masing-masing wilayah.

Pemungutan suara itu dipandang oleh sebagian besar komunitas internasional tidak sah dan sekutu Ukraina, termasuk Amerika Serikat (AS), mengutuk pencaplokan yang dilakukan Rusia.

Dewan Kota Kiev mengatakan pusat evakuasi sedang dilengkapi dengan pil kalium yodium, yang dapat membantu melawan penyerapan radiasi, jika terjadi serangan nuklir di ibukota, seperti dikutip dari The Hill, Rabu (5/10/2022).

Putin, dalam membuat ancaman nuklirnya, tampaknya membalas komentar seperti yang disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang awal tahun ini menolak ancaman nuklir sebagai gertakan. “Ini bukan gertakan. Dan mereka yang mencoba memeras kami dengan senjata nuklir harus tahu bahwa baling-baling cuaca dapat berputar dan menunjuk ke arah mereka,” kata Putin dalam pidatonya yang disiarkan televisi.

Zelensky dan masyarakat internasional telah sangat waspada atas potensi serangan nuklir atau kecelakaan selama perang Rusia-Ukraina, yang sekarang telah berlangsung lebih dari tujuh bulan. Pasukan Rusia merebut daerah sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhya Ukraina, pembangkit listrik terbesar di Eropa, pada awal konflik.

Risiko yang ditimbulkan oleh pertempuran di dekatnya dan kehadiran militer yang berkelanjutan di Zaporizhzhya, yang masih dijalankan oleh pekerja Ukraina, telah menimbulkan kekhawatiran internasional. hil, sin

 

 

Related posts

Minyak Goreng Masih Langka, Appsindo Tolak Pedagang Dijadikan Kambing Hitam

redaksiWD

Miliki Pelayanan Kesehatan yang Lengkap, RSUD Sibar Siap Beroperasi

redaksiWD

Kondisi Covid-19 Indonesia Darurat Luar Biasa, Komnas HAM Keluarkan Rekomendasi

redaksiWD