wartadigital.id
Headline Nasional

April-Agustus 2021, Ratusan Hektare Lahan dan Hutan di Kalsel Kebakaran

Dinas Kehutanan Kalsel mencatat luas areal yang terbakar sedikitnya 142,9 hektare dan 29 hektare di antaranya berada dalam kawasan hutan.

BANJARMASIN (wartadigital.id) –  Kebakaran sepanjang musim kemarau April-Agustus 2021  telah menghanguskan ratusan hektare hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dinas Kehutanan Kalsel mencatat luas areal yang terbakar sedikitnya 142,9 hektare dan 29 hektare di antaranya berada dalam kawasan hutan.

Dalam beberapa waktu terakhir, kebakaran hutan di Kalsel semakin parah. Areal kebakaran tersebar merata di hampir semua wilayah seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan Tabalong, Tanah Laut, hingga Kotabaru.

Tidak hanya di kawasan APL atau pertanian dan semak belukar, kebakaran juga melanda kawasan taman hutan raya (Tahura) Sultan Adam dan lokasi hutan lindung di Kabupaten Tanah Laut. Di beberapa daerah seperti Kota Banjarbaru dan sebagian Tanah Laut juga mulai diselimuti kabut asap.

“Sebaran titik api yang muncul selama musim kemarau di Kalsel sebanyak 746 titik api dengan luas areal terbakar 142,9 hektare, dengan 29 hektare di antaranya berada di dalam kawasan hutan,” tutur Kepala Seksi Karhutla Dinas Kehutanan Kalsel Bambang, Senin (2/8/2021).

Data luas kebakaran hutan ini jauh lebih kecil ketimbang data yang dirilis Kementerian LHK dengan luas kebakaran hutan di Kalsel sejauh ini mencapai luas 876 hektare. Tahun sebelumnya, luas kebakaran hutan di Kalsel seluas 4.017 hektare. Sementara itu, upaya pemadaman kebakaran melalui udara menggunakan helikopter water bombing dijadwalkan mulai dilakukan hari ini, Senin 2 Agustus 2021. “Heli water bombing kemarin melakukan instalasi eksternal atau pemasangan bucket pengangkut air, dan hari ini sudah bisa mengudara,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel.

Water bombing akan dilakukan di lokasi yang sulit dijangkau Tim Satgas Darat (Manggala Agni) berdasarkan hasil pemantauan udara helikopter patroli. Berdasarkan laporan tim patroli udara yang menggunakan helikopter Delta RTJ Robinson, terpantau kebakaran terjadi di lokasi yang sulit dijangkau lewat jalur darat. Beberapa lokasi kebakaran juga berada di areal perkebunan sawit serta lahan gambut. med

Related posts

Covid-19 Terus Bermutasi, Patuhi Protokol Kesehatan

redaksiWD

Berkat Program IISMA Kemendikbud, Daniya Salsabila Ruly Berhasil Merantau ke Irlandia

redaksiWD

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Polres Sampang Kenalkan Tugas Polri ke Siswa SD

redaksiWD