wartadigital.id
Headline Madura

Arumi Bachsin Ajak Perajin Batik Pamekasan Melek Digital

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin saat membuka Launching Batik Toket Go International (BATOGOIN) di FrontOne Hotel Pamekasan, Sabtu (27/3/2021).

PAMEKASAN (wartadigital.id) – Digitalisasi UMKM harus banyak dimanfaatkan para perajin untuk dapat memperkenalkan karya kearifan lokal Indonesia ke kancah Internasional.

Karena itu Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh perajin Batik Toket yang ada di Kab Pamekasan untuk memanfaatkan teknologi digital dan menjadikan pandemi Covid-19 sebagai titik balik perekonomian Jawa Timur.

“Saat ini orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di belakang layar.  Dalam keadaan ini, mau tidak mau mereka akan berkutat dengan internet,” ujar Arumi Bachsin saat membuka Launching Batik Toket Go International (BATOGOIN) di FrontOne Hotel Pamekasan, Sabtu (27/3/2021).

Bagi Arumi, inovasi di sektor UMKM dengan mengandalkan teknologi menjadi hal yang sangat penting. Karena, sektor UMKM merupakan tulang punggung Jawa Timur dengan menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 56 %. Di mana hal tersebut membawa Jatim di posisi terbesar kedua pada pertumbuhan ekonominya secara nasional.

“Ini mempermudah exposure karya batik ri perajin lokal. Untuk batik Toket misalnya, baik di Amerika, Jatim, atau di manapun, jika penasaran soal Batik Toket, kita tinggal mengaksesnya melalui internet saja,” jelasnya.

Untuk itu, dia berharap Jawa Timur dapat turut andil menentukan posisi Indonesia menuju negara maju, karena banyaknya pelaku usaha.

Di kesempatan yang sama, Arumi yang pernah menjabat Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek itu pun menekankan pentingnya regenerasi perajin batik. Terutama Batik Toket khas Pamekasan yang merupakan salah satu produk kearifan lokal.

“Perekonomian negara dan warisan budaya merupakan dua aspek yang saling berkesinambungan. Karenanya, regenerasi perlu dilakukan, agar selanjutnya terus mendapatkan pembinaan. Agar saat generasi kita usai, masih ada yang meneruskan giat-giat generasi kita,” terangnya.

Arumi juga mengingatkan, meski pertumbuhan ekonomi diimbangi dengan arus globalisasi, namun kekayaan budaya yang beragam harus tetap memperhatikan adat istiadat dan seni budaya.

“Harapannya, agar batik sebagai salah satu kearifan lokal tidak berakhir di generasi lampau saja, tapi juga generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Hal ini juga sejalan dengan tekad kuat Dekranasda Jawa Timur menjadikan produk Batik Jawa Timur semakin mendunia.  Terlebih juga ditunjang dengan keberadaan berbagai asosiasi maupun paguyuban, yang dapat berperan sebagai wadah pengembangan industri kerajinan Jawa Timur.

Dalam kegiatan BATOGOIN, ditampilkan pula peragaan busana Batik Toket Pamekasan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam, Ketua Dekranasda Kabupaten Pamekasan Nayla Baddrut Tamam, serta Puteri Indonesia 2020 Ayu Maulida. jok

 

Related posts

Rencana Pemerintah Kenakan PPN untuk Sembako Melukai Rasa Keadilan

redaksiWD

Atasi Banjir Luapan Sungai Kedunggaleng, Gubernur Khofifah Minta Segera Dibangun Plengsengan Permanen

redaksiWD

Semua Fraksi DPRD Jatim Terima LKPJ Gubernur TA 2020

redaksiWD