Bulog Siapkan Stok Beras Premium untuk Kebutuhan Konsumsi Jemaah Haji, Jumlahnya Capai 3.900 Ton

Tahap awal, Bulog menyiapkan sekitar 3.900 ton beras yang rencananya akan diekspor ke Arab Saudi

JAKARTA (wartadigital.id) – Perum Bulog mulai memersiapkan pengiriman beras dari Indonesia ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji asal Tanah Air. Pada tahap awal, perusahaan pelat merah itu menyiapkan sekitar 3.900 ton beras yang rencananya akan diekspor ke negara tersebut.

Langkah ini dilakukan seiring adanya kesepakatan awal setelah Bulog mengirimkan contoh beras untuk proses persetujuan di Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

Direktur Pemasaran Bulog Febby Novita mengatakan, pihaknya telah mengirim sample beras ke Arab Saudi dan mendapat respons positif.

“Jadi kita sudah rapat dengan Kantor Urusan Haji gitu ya, kita sudah mengirimkan contoh dan alhamdulillah sudah ada kabar gitu nanti untuk jemaah haji itu rencananya akan dikirim dari Indonesia. Katanya sih awal tuh sekitar 3.900 sampai 4.000 ton,” kata Febby.

Kesepakatan ini menjadi tahap awal sebelum pengiriman dalam jumlah lebih besar dilakukan. Selain menyiapkan stok beras, Bulog juga tengah memastikan kesiapan fasilitas penyimpanan di Arab Saudi. Perusahaan kini mengecek ketersediaan gudang agar beras yang dikirim dari Indonesia bisa tersimpan dengan baik.

“Sebenarnya berapa pun kita siapkan gitu ya, siapkan. Tapi kan memang kita masih mengatur ketersediaan gudang di sana gitu ya,” kata Febby.

Menurutnya, jumlah ekspor bisa ditingkatkan jika kapasitas penyimpanan memungkinkan.

Febby menjelaskan, rencana ekspor ini didasari preferensi jemaah haji Indonesia yang dinilai lebih menyukai beras dari dalam negeri, terutama dari segi tekstur.

Bulog pun membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk dengan jasa boga atau katering di Arab Saudi yang melayani jemaah umrah asal Indonesia.

Bulog menilai pengiriman beras ke Arab Saudi berpotensi dilakukan tidak hanya saat musim haji, tetapi juga untuk kebutuhan umrah sepanjang tahun.

“Untuk nanti kita bisa ekspor ke sana dengan tentunya yang premium tadi. Karena memang preferensi di sana itu preferensi beras premium dan super premium,” ujarnya. khu, jak

Pos terkait