wartadigital.id
Headline Surabaya

Cegah Covid-19, 500 Orang Civitas Akademik ITS Jalani Vaksinasi Hari Pertama

Peserta vaksinasi Covid-19 di ITS saat melakukan pemeriksaan kesehatan lebih dulu..

SURABAYA (wartadigital.id) – Untuk mempercepat pencegahan penyebaran virus Covid-19, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan vaksinasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di Graha Sepuluh Nopember ITS, Jumat (26/3/2021).

Koordinator Tim ITS Siap Vaksin Herdayanto Sulistyo Putro SSi, MSi menuturkan sehubungan dengan makin banyaknya kegiatan yang mulai dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring), maka vaksinasi Covid-19 ini diberikan agar dosen dan tendik lebih tenang ketika melakukan kegiatan tersebut. “Walaupun belum sepenuhnya menghilangkan kemungkinan terpapar, setidaknya akan terbentuk antibodi dalam tubuh kita untuk mencegah masuknya virus,” terangnya.

Dosen yang akrab disapa Danang tersebut menjelaskan mengenai teknis kegiatan vaksinasi hari pertama ini yang mencapai 500 orang. Seluruh dosen dan tendik yang divaksin hari ini dibagi menjadi lima shift, dengan setiap satu jam terdapat 100 orang yang divaksin. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan peserta.

Mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, dikatakan Danang, ITS ke depannya juga akan melakukan vaksinasi untuk seluruh dosen dan tendik yang masih berjumlah sekitar 2.000 orang secara bertahap. “Karena tidak memungkinkan juga untuk dilaksanakan serentak bersamaan, harus dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

Sebelumnya, sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 100 dosen dan tendik yang merupakan panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada 22 – 23 Maret lalu. “Sehingga apabila ditotal dengan yang sudah divaksin hingga hari ini, nantinya ada sekitar 2.600 dosen dan tendik yang akan mendapatkan suntik vaksin,” ujar dosen Departemen Kimia ITS tersebut.

Vaksin yang digunakan merupakan jenis Sinovac yang difasilitasi oleh RSU Haji Surabaya. Namun ke depannya, menurut Danang, jenis vaksin tersebut bisa saja berubah, tergantung ketersediaannya. “Jenis vaksin bisa Sinovac lagi atau AstraZeneca, tergantung stok yang ada,” imbuhnya.

Ditambahkan juga oleh Ketua Satgas Covid-19 ITS Adjie Pamungkas ST MDevPlg PhD, peserta vaksinasi melakukan screening awal seperti cek tekanan darah dan suhu terlebih dahulu sebelum diberikan suntik vaksin. Setelah vaksinasi, peserta diminta menunggu selama 30 menit untuk mengecek apakah ada efek samping atau tidak dari vaksin tersebut. “Jika ada efek samping, kami sudah menyiapkan ambulans yang akan mengantarkan langsung ke Rumah Sakit Umum (RSU) Haji,” tuturnya.

Di balik kegiatan yang berjalan dengan tertib ini, terdapat beberapa kendala yang terjadi. Diungkapkan Adjie, hingga pukul 23.00 malam sebelumnya, panitia vaksinasi ITS masih menghubungi peserta untuk memastikan vaksin sebanyak 500 dosis tersebut bisa terserap semua dan vaksin tidak menjadi kedaluarsa. Dari kendala yang ada, Adjie mengaku bahwa semuanya dapat diatasi dengan baik.

Terakhir, dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS ini mengungkapkan harapan terkait kegiatan vaksinasi yang sedang berlangsung ini. Adjie berharap agar semua dosen dan tendik menjaga kesehatan sehingga bisa mengikuti kegiatan vaksinasi. Di samping itu, peserta tidak perlu khawatir karena vaksin sudah lolos uji BPOM dan MUI. Selain itu, beliau berharap setelah vaksinasi, kegiatan pembelajaran luring bisa segera diterapkan kembali. hdi

Related posts

Pelantikan Kepala-Wakil Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2020 Secara Hybrid Digelar Besok

redaksiWD

Menpan RB Sebut 83 Ribu Formasi CPNS Ditempatkan di Instansi Pusat

redaksiWD

2021, Disbudpar Jatim Targetkan Kunjungan Wisnus 25 Juta

redaksiWD