wartadigital.id
Headline Manca

Daerah Laut Hitam Turki Diterjang Banjir, Sedikitnya 27 Orang Tewas

Anadolu Agency
Sejumlah warga dievakuasi oleh petugas setelah hujan lebat di distrik Bozkurt Kastamonu Turki. Hujan deras membuat Sungai Ezine meluap, menyebabkan tempat tinggal warga rusak dan terendam.

 

ANKARA (wartadigital.id) –  Banjir yang melanda wilayah Laut Hitam Turki minggu ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 27 orang, dengan setidaknya satu orang hilang.

Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat melanda wilayah Laut Hitam sejak Rabu, menyebabkan 25 orang tewas di Provinsi Kastamonu. Namun Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) melaporkan pada  Jumat (13/8/2021), dua orang meninggal di Provinsi Sinop sehingga korban bertambah menjadi 27 orang, sedangkan satu lainnya hilang di Provinsi Bartin.

Operasi penyelamatan dan bantuan terus berlanjut di daerah-daerah yang dilanda banjir. Dana senilai 20 juta lira Turki (2,4 juta dolar AS) telah dialokasikan untuk wilayah tersebut.

Menurut AFAD, hingga saat ini, aliran listrik mati di 112 desa di Kastamonu dan 86 desa di Sinop.

Lebih dari 895 tim evakuasi di Bartin, 2.333 di Kastamonu, dan 1.532 di Sinop terus melanjutkan upaya penyelamatan di area yang terdampak.

Sehari sebelumnya, korban tewas akibat banjir dilaporkan 17 orang.  “Semoga Tuhan mengampuni 17 warga kami yang kehilangan nyawa dalam bencana banjir di [provinsi] Kastamonu, Sinop dan Bartin. Saya menyampaikan belasungkawa kepada kerabat mereka dan bangsa kita,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui Twitter.

Erdogan mengatakan ada pekerjaan penyelamatan dan restorasi intensif yang dilakukan di wilayah tersebut oleh semua lembaga dan organisasi.

“Kami akan terus bekerja siang dan malam untuk menyelamatkan warga kami yang terjebak di daerah banjir, untuk mengaktifkan kembali arteri transportasi yang sebagian atau seluruhnya ditutup, dan untuk menghilangkan semua keluhan yang disebabkan oleh kerusakan akibat banjir,” tambah dia.

Pada Kamis malam, Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengonfirmasi bahwa banjir bandang yang dipicu oleh hujan lebat menyebabkan 15 orang tewas di Kastamonu dan dua tewas di Sinop, sementara satu orang hilang di Bartin.

Sebanyak 895 personel di Bartin, 2.333 di Kastamonu dan 1.532 di Sinop terus melanjutkan pekerjaan mereka di daerah bencana. Menurut AFAD, sejauh ini, 323 orang di Bartin, 925 di Kastamonu dan 472 di Sinop berhasil dievakuasi.

Beberapa jembatan di kota-kota ini rusak atau runtuh akibat banjir dan 206 desa tidak memiliki listrik.

Tim penyelamat dan bantuan telah dikerahkan ke daerah yang dilanda banjir dan pencarian orang hilang masih berlangsung. Sementara evakuasi di beberapa daerah terus berlanjut, Bulan Sabit Merah Turki juga berada di lokasi untuk membantu warga yang terkena dampak banjir.

Badan amal itu mengatakan telah mengirim dua truk dapur keliling ke wilayah tersebut untuk menyajikan makanan panas dan menyediakan air bagi 10.000 orang.

“Tim pencarian dan penyelamatan melanjutkan pekerjaan mereka di daerah bencana Kamis malam,” kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu pada konferensi pers setelah pertemuan koordinasi yang diadakan oleh AFAD di Distrik Bozkurt, Provinsi Kastamonu.

Soylu mengatakan pihak berwenang telah memulai studi penilaian kerusakan di wilayah tersebut dan kerusakan akan diperbaiki dengan cepat. Menurut Berita Negara, kampanye bantuan kemanusiaan akan diluncurkan di bawah koordinasi AFAD untuk warga yang terkena dampak bencana kebakaran dan banjir yang terjadi di Turki baru-baru ini. riz, aac

 

Related posts

Video Di-Take Down Kominfo, Bareskrim Buru Youtuber Muhammad Kece

redaksiWD

Walikota Eri Cahyadi Bantu Bersih-bersih Kawasan A Yani

redaksiWD

Harlisnas ke-76, PLN Luncurkan Promo Super Dasyat Tambah Daya Hanya Rp 202.100

redaksiWD