wartadigital.id
Tapal Kuda

Delapan Tahun Lalu Masih Desa Terpencil, dengan Kampung KB Dusun Sidomulyo Jadi Percontohan Internasional

Para tamu manca negara berkeliling untuk melihat rumah data kependudukan, juga mengunjungi beberapa kelompok-kelompok masyarakat seperti BKR (Bina Keluarga Remaja), Posyandu.

 

BANYUWANGI (wartadigital.id) – Kampung KB mampu mengubah kampung yang tertinggal menjadi kampung percontohan, tidak hanya ditingkatkan nasional bahkan menjadi kampung percontohan di tingkat internasional.

Itu adalah Kampung KB Sidomulyo, Desa Jambe Sari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 11 berkunjung ke Kampung KB Dusun Sidomulyo untuk melihat dan belajar bagaimana membentuk kampung KB yang berkualitas, Selasa (14/5/2024).

Kepala Desa Jambe Wangi, Maskur Ali mengungkapkan dengan hadirnya Kampung KB di Dusun Sidomulyo ini merupakan pilot project dan pihaknya sangat bersyukur karena tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Masyarakat yang hidup di tengah hutan sekarang menjadi masyarakat yang berpikiran maju dan masyarakatnya sejahtera, ” ungkap Maskur dalam sambutannya pada kegiatan Welcome Delegates to Quality Family Village, Sidomulyo, Jambe Wangi Banyuwangi, Selasa (14/5/2024).

Di tempat yang sama, di depan para duta besar dan delegasi dari 11 negara, Kepala Dusun Sidomulyo, Samsul Rohim bercerita perihal perjalanan Kampung KB di Dusun Sidomulyo.  “Delapan tahun yang lalu, masyarakat kami jauh dari kata layak, dusun kami ini merupakan daerah tertinggal karena lokasinya di tengah hutan. Alhamdulillah sekarang sudah maju berkat adanya Kampung KB, ” kata Samsul yang mendapat sambutan tepuk tangan dari seluruh tamu manca negara dan masyarakat yang hadir.

Samsul mengungkapkan Kampung KB di Dusun Sidomulyo diresmikan pada 2016 silam. Dengan menyandang status Kampung KB, maka Dusun Sidomulyo pun mendapatkan pendampingan dari Pemerintah Daerah juga dari Universitas 17 Agustus Banyuwangi. Para mahasiswa inilah yang membantu Dusun Sidomulyo dengan mendata, mulai mengulik apa potensi Dusun Sidomulyo, berapa angka ibu hamil, angka kematian ibu, angka kematian bayi dan data lainnya.

“Dulu angka pernikahan dini di sini sangat tinggi, mayoritas kami petani dengan tingkat pendidikan warga yang masih rendah , gizi buruk masih banyak, ” kenangnya.

Pihaknya sangat bersyukur meski agamanya beragam namun masyarakat Dusun Sidomulyo hidup rukun dan bergotong royong dalam melaksanakan segala program yang telah disusun untuk Kampung KB.  Selain itu dukungan dan bimbingan dari Pemkab Banyuwangi berhasil mengantarkan Dusun Sidomulyo menjadi dusun yang jauh lebih baik lagi.

“Alhamdulillah pada tahun 2018, Dusun Sidomulyo menjadi Kampung KB terbaik di Provinsi Jawa Timur dan pada 2019 menjadi Kampung KB percontohan tingkat nasional, ” ungkapnya.

Dijelaskannya sekarang ini banyak warga Dusun Sidomulyo yang sudah menjadi mahasiswa , sebentar lagi, Dusun Sidomulyo akan memiliki sarjana.

Sebelumnya, rombongan tamu dari sebelas negara disambut dengan tarian Jejer Gandrung oleh ratusan pelajar putri mulai dari pelajar SD, SMP hingga SMU. Setelah mendengar sejarah kampung KB Dusun Sidomulyo, para tamu negara ini pun berkeliling untuk melihat rumah data kependudukan, juga mengunjungi beberapa kelompok-kelompok masyarakat seperti BKR (Bina Keluarga Remaja), Posyandu yang memamerkan dapur sehat atasi stunting (Dashat) yang menguyuhkan aneka olahan makanan yang tinggi gizi dengan cita rasa yang nikmat untuk mengatasi keluarga berisiko stunting.

Di tempat yang sama, Perwakilan Kedutaan Zimbabwe untuk Indonesia, Viola Matongorete mengatakan bahwa Dusun Sidomulyo ini sangat indah dan masyarakatnya juga sangat ramah. Apalagi melihat prestasi masyarakat dalam program Kampung KB yang menjadi percontohan tidak hanya tingkat Indonesia saja tetapi juga sudah menjadi percontohan bagi sebelas negara yang hadir saat ini.

“Saya berencana akan membawa lebih banyak lagi delegasi dari Zimbabwe dan negara sekitarnya untuk datang dan belajar ke Kampung KB Sidomulyo ini, ” ungkap Viola yang sudah tujuh tahun tinggal di Jakarta ini.

Begitu juga dengan Consuler of The Embassy Australia,  Simon Joseph yang mengatakan masyarakat Dusun Sidomulyo ini telah bekerja dengan sangat baik untuk memperbaiki keadaan dan semua masyarakat ikut program dengan senang.  “Saya pikir Australia bisa belajar banyak tentang program Kampung KB khususnya Kampung KB Sidomulyo ini, ” tandasnya. sis

Related posts

Promosikan Perwira di Jember, Emil Ajak Pengusaha Muda Maksimalkan Kreativitas dan Inovasi

redaksiWD

Moncer, Banyuwangi Jadi Percontohan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional

redaksiWD

Khofifah Pastikan Proses Belajar Mengajar di SMAN Pakusari Jember Berjalan Normal dan Baik

redaksiWD