Hadiri Puncak HKSN, Emil Dardak Tekankan Pentingnya Gotong Royong

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menghadiri  peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Hotel Novotel Samator Surabaya, Rabu (14/12/2022).

 

SURABAYA (wartadigital.id)-  Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menghadiri secara langsung peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Hotel Novotel Samator Surabaya, Rabu (14/12/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Emil itu menekankan pentingnya semangat gotong royong bagi masyarakat. Mengingat, gotong royong merupakan budaya yang sudah sejak dulu menjadi salah satu pedoman bangsa.

“Jadi dulu setelah meraih kemerdekaan, di Indonesia terjadi konflik-konflik sosial. Saat itu sudah ada Kementerian Sosial, tapi harapannya pemerintah punya partner karena tentunya pemerintah punya banyak sekali keterbatasan untuk bisa memenuhi seluruh kebutuhan dan tuntutan,” ujarnya.

Tapi bersyukurlah di tengah masyarakat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa, para pekerja sosial ini muncul untuk meneruskan estafet perjuangan para pahlawan. Di sinilah pentingnya, karena gotong royong membantu menjaga kemerdekaan.

Ia menyebut, Presiden RI pertama Soekarno telah memperingatkan bahwa tantangan pasca kemerdekaan akan lebih berat. Pasalnya, mereka yang harus dilawan bukanlah lagi dari penjajah, melainkan diri sendiri.

“Maksudnya di sini, bagaimana kita biaa menghilangkan segala egoisme. Untuk menjadi individu yang berkorban demi masyarakat bangsa dan negara ini. Hari ini, panjenengan semua berkumpul di sini menjadi teladan bagi kami,” tuturnya.

Kesejahteraan Sosial, sebut Emil lebih jauh, merupakan tujuan yang ingin dicapai Indonesia sebagai suatu bangsa. Oleh karenanya, gotong royong menjadi suatu hal yang vital guna mewujudkan masyarakat yang Pancasilais.

“Mudah-mudahan, dengan ini kita bisa mencapai masyarakat yang teguh dan setia kepada cita-cita kemerdekaan. Ini tentunya untuk mewujudkan tatanan bangsa masyarakat yang mengamalkan semangat Pancasila,” terang Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu kemudian menjelaskan, saat ini Indonesia mungkin saja masih menjadi negara berkembang. Hanya saja, semangat gotong royong antar warganya menjadi sesuatu yang patut dibanggakan.

Tak lupa, Emil menyebut bahwa masyarakat dan para pemeran di lingkungan sosial membutuhkan Inisiatif, Kolaborasi, Inovasi (IKI).

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga memberikan beberapa penghargaan kepada mereka yang telah berjasa dalam menjaga kesejahteraan sosial di Jawa Timur.

Penghargaan diberikan antara lain kepada tiga peserta Karang Taruna dari Kab. Gresik, Kab. Malang, dan Kab. Sampang. Penghargaan juga diberikan kepada tiga orang pekerja sosial masyarakat dan tiga orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Tak hanya itu, kepada tiga Lembaga Kesejahteraan Sosial, tiga Kelompok Usaha Bersama (Kube) berprestasi, serta tiga pendamping Kube berprestasi.  Terakhir, diberikan pula penghargaan dan uang tali asih kepada lima ahli waris dari TKSK yang gugur dalam menjalankan tugas dan lima orang TKSK yang sudah purna. pri