Haji 2026: Arab Saudi Larang Slogan Politik dan Sektarian

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi resmi melarang penggunaan bendera, slogan, hingga seruan bernuansa politik dan sektarian

MAKKAH (wartadigital.id) – Pemerintah Arab Saudi kembali memperketat aturan selama musim haji 1447 H/2026 M. Kali ini, Kementerian Dalam Negeri Saudi resmi melarang penggunaan bendera, slogan, hingga seruan bernuansa politik dan sektarian di Makkah, Madinah, serta kawasan suci selama pelaksanaan ibadah haji.

Kebijakan itu diterapkan di tengah meningkatnya pengamanan dan pengendalian arus jemaah untuk menjaga ketertiban serta keselamatan jutaan umat Muslim yang datang ke Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

Melansir Gulf News, larangan berlaku di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, area pelataran, hingga seluruh jalur menuju kawasan suci.

Saudi juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas jemaah di lokasi ibadah guna mencegah gangguan keamanan dan kepadatan selama musim haji berlangsung.

Selain melarang atribut dan slogan politik, pemerintah Saudi juga mewajibkan seluruh jemaah menunjukkan izin resmi haji kepada petugas keamanan untuk dapat masuk dan tetap berada di Makkah maupun kawasan suci.

Aturan tersebut menjadi bagian dari langkah Saudi dalam mengendalikan arus jemaah dan mencegah kepadatan berlebih selama puncak musim haji.

“Kementerian tersebut mengatakan bahwa para jemaah haji diwajibkan untuk menunjukkan izin haji yang sah kepada petugas keamanan sebagai syarat untuk memasuki dan tinggal di Mekah dan tempat-tempat suci selama musim haji,” tulis laporan Gulf News.

Pemerintah Saudi juga melarang tindakan membuka, melintasi, ataupun menghalangi barikade keamanan yang dipasang di kawasan suci.

Menurut otoritas Saudi, aturan tersebut diperlukan untuk memastikan kelancaran mobilitas jemaah dan efektivitas sistem pengendalian massa.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyebut personel keamanan telah disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari Masjidil Haram, area pelataran, hingga lokasi-lokasi utama pelaksanaan ibadah haji.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Saudi meningkatkan standar keselamatan dan pengaturan jemaah selama musim haji 2026.

Saudi sebelumnya juga memperketat sejumlah aturan lain selama musim haji, termasuk pelarangan penggunaan tabung gas dan kompor di kawasan suci serta pengawasan ketat terhadap jemaah nonprosedural.

“Kementerian tersebut mengatakan bahwa personel keamanan dikerahkan di seluruh Masjidil Haram, halaman-halamannya, dan tempat-tempat suci untuk memastikan keselamatan para peziarah, dan mendesak para jamaah untuk bekerja sama dengan petugas dan meminta bantuan jika diperlukan,” tulis Gulf News.

Pemerintah Saudi mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi aturan yang berlaku dan bekerja sama dengan petugas demi menjaga keamanan dan kelancaran ibadah haji tahun ini. khu