
SURABAYA (wartadigital.id) – Hiswana Migas Jatim menggelar halal bihalal yang dihadiri pengurus DPD V dan DPC Hiswana Migas se-Jatimbalinus hingga jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (15/4/2025).
Kegiatan ini menghadirkan motivator dr Agus Ali Fauzi PGD PallMed (ECU) yang juga dokter ahli paliatif RSUD dr Soetomo Surabaya untuk memberikan siraman rohani. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti hadir dalam kegiatan ini.
Di hadapan para pengusaha SPBU se-Jatimbalinus ini, pria berjuluk dokter ustad itu memaparkan keutamaan silaturahmi seperti yang digelar Hiswana Migas Jatim. “Kumpul-kumpul seperti ini banyak manfaatnya. Memperpanjang umur, melapangkan rezeki, menambah imun hingga menambah kebahagiaan,” katanya.
Dengan gayanya yang kocak dan santai, dr Agus mengatakan orang yang tak suka kumpul-kumpul, rawan stres. Kalau sudah stres, ujung-ujungnya gampang sakit karena imun drop. “Kumpul-kumpul itu healing. Ngobrol, diskusi, nyanyi itu obat. Kalau kita senang, imun meningkat. Saat kumpul-kumpul ada makan-makannya, juga tidak ada masalah. Dinikmati saja. Sebab makan apapun itu tidak ada masalah, yang membuat masalah hanya ada dua. Makan terlalu banyak, kedua tak pernah ngajak teman saat makan. Tidak ada unsur sedekahnya,” katanya.

Dia kembali mengatakan bahwa sakit itu sebenarnya bukan berasal dari makanan, tapi dari pikiran dan kelelahan yang kita hadapi. Suatu penyakit yang diderita oleh seseorang itu juga berasal dari kondisi psikologisnya di mana pada saat yang sama juga mengalami penderitaan. Misalnya penderita jantung biasanya istrinya cerewet, penyakit kolesterol biasanya penderita kebanyakan yang dipikir.
“Sakit bukan berasal dari makanan, tapi dari pikiran dan kelelahan. Ubah mindset agar tidak selalu memikirkan keuntungan diri sendiri, tetapi pikirkan apa yang bisa diberikan kepada keluarga, institusi, dan masyarakat sekitar,” tegas Agus.
Agus pun menyampaikan tips untuk hidup sehat itu selain dari fisik dengan berolahraga, dari segi psikologis juga harus sehat. Secara psikologis, seseorang itu harus punya pola pikir positif untuk bersyukur dan berbagi agar tetap bisa menjaga kesehatan fisiknya. “Jangan semuanya dipikir, karena otak dan fisik kita tidak akan kuat untuk memikirkan semua hal, karena ujungnya akan mengarah ke penyakit liver atau sirosis, ini yang sekarang banyak diderita orang. Kenapa? Karena mikir itu energinya lima kali lipat, daripada orang yang berolahraga secara fisik,” jelas Agus.
Selain itu kesehatan sosial, kultural dan spiritual juga harus dijaga. “Jangan berperilaku buruk bila ingin punya teman. Nikmati hidup dengan beribadah, perbanyak waktu bersama keluarga, bahagiakan orang-orang di sekitarmu. Jalani hidup dengan ridho, ikhlas. Jangan pula alergi kritik dan mudah emosi,” pesannya.
Sementara itu Ketua Hiswana Migas Jatim Ismed Jauhar mengatakan kegiatan halal bihalal ini digelar sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi yang dilakukan setelah Idul Fitri 2025. “Saat ini DPC Bali yang tidak bisa hadir karena ada kegiatan penting lainnya saat bersamaan. Selain dihadiri jajaran Pertamina, hadir juga Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang menjadi mitra kami, di antaranya BSI, BRI, BNI hingga BTN,” katanya.
Dikatakannya dengan kehadiran Pertamina dan Himbara, para pengusaha SPBU yang tergabung dalam Hiswana Migas Jatim bisa memperkuat kerjasama strategis untuk menumbuhkan kegiatan bisnis dan perekonomian. Kerjasama ini juga diharapkan dapat membangun sinergi yang lebih bagus dengan kalangan perbankan.
Untuk diketahui Hiswana Migas adalah organisasi kewirausahaan di bidang minyak dan gas yang berdiri pada 3 September 1979. Hiswana Migas membantu program pemerintah melalui Pertamina dalam bidang pengangkutan, penyimpanan, penyaluran, dan niaga hasil olahan minyak dan gas bumi. nti





