Hujan Deras Mengguyur  Surabaya, Rumah Warga Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Surabaya menimbulkan genangan di sejumlah titik, Minggu (27/3/2022) petang.

 

SURABAYA (wartadigital.id)  – Hujan deras yang mengguyur Surabaya sepanjang Minggu (27/3/2022) sore membuat rumah warga tergenang air hujan. Salah satunya di kawasan Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes Surabaya.

Bacaan Lainnya

Rina, salah satu warga Gadel menjelaskan, hujan turun sekitar pukul 15.15. Hujan yang terjadi cukup deras hingga masuk ke dalam rumah dengan ketinggian 30 cm lebih. Akibat dari masuknya air hujan ke dalam rumah, perabotan rumah tangga terendam air hujan seperti kursi, lemari termasuk kasur dalam kamar.

“Tadi itu mendung sangat gelap, dan angin kencang lalu turun hujan. Tidak sampai satu jam air hujan masuk ke rumah dan membuat jalan kampung terendam air hujan,” kata Rina, sambil membersihkan rumahnya, Minggu (27/3/2022) petang.

Lanjut Rina, meski saat ini jarang turun hujan. Namun sekali hujan selalu deras hingga air hujan masuk ke dalam rumah. “Alhamdulillah, meski menggenang namun air hujan cepat surut dan tidak berlarut larut,” ungkapnya.

Dia berharap, kepada masyarakat untuk tetap saling menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Terutama membuang sampah ke sungai sehingga menyumbat aliran air sungai.

Banjir juga melanda kawasan Ketintang Madya dan sekitarnya. Genangan cukup tinggi terlihat di depan Kantor Diklat Agama. Banyak motor balik kucing takut melintas di kawasan ini. “Takut mogok, banjirnya tinggi.  Istirahat dulu aja,” kata Bambang, warga Jetis Kulon yang terlihat menunggu surutnya air di salah satu minisupermarket di kawasan Ketintang.

Genangan air imbas hujan deras ini merata di beberapa titik sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa wilayah di Kota Pahlawan.  Di antaranya di Jl Petemon,  Jl Mayjen Sungkono. Dari kawasan tengah Kota Surabaya, genangan air tampak di kawasan Pregolan, di Jalan Basrah dan Embong Malang, Jl Waspada.

“Di depan Pasar Turi semua lajur sudah tergenang, ketinggiannya di atas 30 sentimeter. Pasar Tembok ke BG Junction tadi juga ada genangan yang bikin banyak motor mogok,” ucap Andrew, salah satu pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Selain itu, banjir juga terjadi di kawasan Simo danSukomanunggal di Surabaya Barat, serta kawasan Kutisari, Margorejo, Gayungan, Menanggal. Genangan air dengan ketinggian 30 sentimeter juga dilaporkan terjadi di kawasan Brebek Industri Sidoarjo.

Banjir di beberapa wilayah Kota Pahlawan sudah dikabarkan berangsur surut sejak pukul 17.00 dengan upaya penyedotan air yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya.

Kepala Bidang Pengendalian Banjir Dinas PU Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan sudah mengerahkan 600 unit anggotanya untuk melakukan penyedotan air dengan pompa yang sudah disiapkan di seluruh titik di Kota Surabaya. “Kita sudah kerahkan seluruh anggota kurang lebih ada 600 unit untuk melakukan penyedotan sore ini melalui rumah pompa di Surabaya yang totalnya ada 62 unit. Kapasitasnya bisa menampung 0,5 sampai 5 meter kubik,” jelasnya.

Terkait dengan banjir di beberapa titik Kota Surabaya yang terjadi pada Minggu (27/3/2022) sore, Eko juga menjelaskan, selain curah hujan yang tinggi, topografi tiap daerah juga menjadi faktor terjadinya banjir.

“Selain hujannya tadi deras sekali, beberapa jalan ini cekungannya kurang baik sehingga air tidak bisa masuk ke saluran air. Kami sudah maksimalkan untuk penyerapan dan tadi tidak sampai terlambat menyalakan pompa air,” tambahnya.

Terkait kawasan tengah Kota Surabaya yang sering terjadi banjir pada beberapa waktu ini, Eko menyebut Pemerintah Kota Surabaya akan segera melakukan evaluasi. pri, sis