Inflasi Gresik Stabil di Angka 0,17 Persen, Tingkat Hunian Hotel Meningkat

Sejumlah komoditas masih menjadi pendorong dan penahan utama inflasi bulanan

GRESIK (wartadigital.id) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) serta tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kabupaten Gresik untuk periode Mei 2026.

Kabupaten Gresik mencatat inflasi bulanan (m-to-m) sebesar 0,17 persen pada Mei 2026. Secara tahunan (y-on-y), inflasi mencapai 3,05 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (y-to-d) berada pada angka 1,06 persen.

Bacaan Lainnya

Pada Mei 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali mengalami deflasi sebesar 0,03 persen, meskipun tingkat deflasinya lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Di sisi lain, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi sebesar 0,50 persen atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Kabupaten Gresik, Indriya Purwaningsih, menjelaskan, sejumlah komoditas masih menjadi pendorong dan penahan utama inflasi bulanan. Menjadikan keduanya imbang meskipun beberapa komoditas menjadi pendorong dan lainnya menjadi penahan.

“Komoditas utama pendorong inflasi month to month antara lain bawang merah, cabai rawit, cabai merah, air kemasan, tahu mentah, dan minyak goreng. Bawang merah dan cabai rawit menjadi penyumbang andil terbesar, yakni sebesar 0,12 dan 0,07,” ujarnya.

Kondisi itu menyebabkan harga bawang merah mencapai Rp48.655 per kilogram dan cabai rawit sebesar Rp71.118 per kilogram.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, komoditas utama penahan inflasi bulanan didominasi protein hewani.

“Komoditas penahan inflasi bulanan antara lain ikan mujair, telur ayam ras, daging ayam ras, ikan bandeng, semangka, cumi-cumi, dan bawang putih. Ikan mujair menjadi komoditas dengan penurunan terbesar, yakni 14,68 persen dengan andil deflasi 0,11 poin. Disusul telur ayam ras yang turun 6,15 persen dengan andil deflasi 0,08 poin” ungkapnya.

TPK hotel berbintang pada April 2026 mengalami kenaikan sebesar 15,39 poin dibandingkan bulan sebelumnya

Penurunan tersebut membuat harga ikan mujair turun menjadi Rp22.742 per kilogram, sedangkan telur ayam ras menjadi Rp26.194 per kilogram.

Secara tahunan, inflasi Mei 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama pada Mei 2025. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil mencapai 1,61 poin.

Komoditas pendorong inflasi tahunan di antaranya cabai rawit, emas perhiasan, bawang merah, dan beras. Sementara komoditas yang menahan inflasi meliputi bawang putih, ikan mujair, dan cumi-cumi.

Menurut prediksi berdasarkan tren inflasi tahunan, Pada bulan Juni hingga Juli diperkirakan akan dipengaruhi oleh sektor pendidikan.

“Diprediksi pada Juni hingga Juli, andil inflasi akan berasal dari sektor pendidikan. Hal ini terjadi hampir setiap tahun karena memasuki tahun ajaran baru,” tuturnya.

Selain perkembangan inflasi, BPS Kabupaten Gresik juga mencatat peningkatan tingkat penghunian kamar hotel pada April 2026.

Indriya menyebutkan, tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada April 2026 mencapai 73,88 persen.

“TPK hotel berbintang pada April 2026 mengalami kenaikan sebesar 15,39 poin dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 7,46 poin dibandingkan April tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel nonbintang di Kabupaten Gresik pada April 2026 tercatat sebesar 48,54 persen. Angka tersebut meningkat 20,01 poin dibandingkan Maret 2026.

Untuk rata-rata lama menginap tamu (RLMT), hotel berbintang mencatat tamu nusantara menginap selama 1,84 malam atau meningkat 0,04 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara tamu asing tercatat menginap rata-rata 3,88 malam, meningkat 1,16 poin dibandingkan Maret 2026.

Secara umum, kondisi ekonomi Kabupaten Gresik pada Mei 2026 menunjukkan tren yang positif, ditandai dengan inflasi bulanan yang tetap terkendali serta meningkatnya tingkat penghunian kamar hotel. fei, gei

Pos terkait