
SURABAYA (wartadigital.id) – Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mempersiapkan pesilatnya untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi Pencak Silat se-Jatim yang akan berlangsung 19-25 Februari mendatang.
Ketua Harian IPSI Surabaya Boyke Santoso menjelaskan diundurnya pelaksanaan Kejurprov pencak silat Jatim pada 19-25 Februari di Kota Blitar membuat IPSI Surabaya sedikit lega. “Kami memiliki waktu sedikit lebih panjang,” kata Boyke di Surabaya , Senin (16/1/2023).
Boyke menjelaskan minggu kemarin (15/1/2023), pihaknya telah melaksanakan seleksi pesilat-pesilat terbaik untuk mengikuti kejurprov pencak silat 2023. Pada kejurprov 2023, kelas yang dipertandingkan untuk puteri dari kelas A sampai kelas F, kelas tanding G dan H tidak dipertandingkan, sedangkan usia pesilat/atletnya yaitu 17 tahun sampai 34 tahun. “Selekcab IPSI Kota Surabaya diikuti 128 peserta/pesilat dengan 21 perguruan,” sebutnya.
Boyke menyebutkan perguruan pencak silat tersebut di antaranya Pagar Nusa, Perisai Putih, Nurharias, Pamur, Walet Putri, Tapak Suci, Sawunggaling, Pencak Organisasi, P Asad, Satu Hati, Cempaka Putih, SPKM, Jokotole, Poras Brawijaya, Perisai Hati, PSH Winongo, PSHT. Satya Wijasena, Perisai Diri dan Galing. sis