wartadigital.id
Headline Pendidikan Surabaya

ITS Kembali Buka Pendaftaran Kelas Internasional dan Sarjana Terapan

Salah satu aktivitas belajar mahasiswa di kampus ITS.

SURABAYA (wartadigital.id) – Setelah resmi menerima 3.061 calon mahasiswa baru dari jalur Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestari (SKMP), Sabtu (26/6/2021) lalu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali memperlebar kesempatan untuk bisa berkuliah di Kampus Pahlawan ini. Terhitung mulai Kamis (1/7/2021), ITS membuka pendaftaran gelombang III untuk Program Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP) dan Seleksi Mandiri Program Sarjana Terapan.

ITS membuka program kelas internasional tersebut untuk 17 program studi (prodi) ditambah tiga prodi yang membuka program joint degree, sehingga calon pendaftar memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan di program ini. Setiap tahun, setidaknya terdapat peningkatan sekitar 50 persen pendaftar untuk program ini.

“Pada dua gelombang sebelumnya di tahun 2021 ini, program studi yang paling banyak diminati untuk program IUP adalah Manajemen Bisnis, Teknik Informatika, dan Teknik Industri,” terang Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Admisi ITS Dr Eng Unggul Wasiwitono ST MEng Sc, Rabu (30/6/2021).

Adapun untuk program studi lainnya yang ditawarkan pada IUP ini antara lain adalah Statistika, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Material dan Metalurgi, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Geomatika, dan Teknik Geofisika. Selain itu, terbuka juga untuk Teknik Perkapalan, Teknik Kelautan, Teknik Elektro, Sistem Informasi, serta Manajemen Bisnis.

Dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut mengungkapkan, berkuliah di kelas IUP ITS memberikan akses pada para mahasiswanya untuk dapat memilih salah satu dari beberapa pilihan international exposure. “Antara lain adalah studi ekskursi, magang di perusahaan internasional atau multinasional, pertukaran mahasiswa, summer course, serta beberapa program studi membuka pilihan joint degree yang memungkinkan mahasiswanya untuk mendapatkan gelar ganda dari kedua institusi,” jelasnya.

Pada program joint degree, sedari awal akan diajar oleh pengajar dari ITS dan dosen kampus mitra yang bahkan datang langsung ke ITS saat sebelum masa pandemi. Selain itu, untuk keseluruhan Kelas Internasional, akan mengundang dosen dari kampus mitra untuk memberikan kuliah tamu.

“Bagi dosen internal ITS sendiri, diadakan peningkatan kualifikasi untuk bisa mengajar di kelas internasional dengan adanya program English for Medium Instruction (EMI) yang bekerja sama dengan British Council dan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF),” terang Unggul.

Program IUP ini akan membuka pendaftaran gelombang III pada 1 – 8 Juli 2021, kemudian dilanjutkan dengan sesi online interview pada 13 Juli 2021. Untuk kelulusannya sendiri akan diumumkan pada 16 Juli 2021. Adapun mengenai persyaratan pendaftaran dapat diakses lebih lanjut pada laman http://smits.its.ac.id/international/.

Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang lebih menyukai hal-hal yang bersifat terapan atau aplikatif dan ingin langsung bekerja setelah menyelesaikan studinya, ITS membuka kembali jalur Seleksi Mandiri Program Sarjana Terapan pada tanggal 1 – 9 Juli 2021. Untuk kelulusannya akan diumumkan pada tanggal 16 Juli 2021. Adapun mengenai mekanisme lengkap pendaftaran dapat diakses melalui laman http://smits.its.ac.id/sarjana/skmp.

Pada program ini, ITS hanya membuka seleksi untuk lima program studi (prodi). Yakni prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Rekayasa Konversi Energi, Rekayasa Teknologi Instrumentasi, serta Teknologi Rekayasa Otomasi. Untuk diketahui, lima prodi yang dibuka dalam seleksi ini nantinya akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan (S.Tr) dengan lulusan setara program S1 reguler.

Dekan Fakultas Vokasi (FV) ITS Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD pernah berujar bahwa program Sarjana Terapan merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang lebih menyukai hal-hal bersifat praktik, karena mempunyai susunan kurikulum bersama dunia industri. “Sehingga lulusannya diharapkan dapat langsung diserap oleh industri. Salah satunya adalah dengan kewajiban kegiatan magang industri selama satu semester,” tandasnya.

Untuk diketahui, program studi di FV ITS hanya menerima peserta lulusan SMA/MA jurusan IPA dan lulusan SMK/MAK dari jurusan yang relevan dengan program studi yang dituju. Hal ini merujuk pada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 06/D.D5/KK/2018 tanggal 7 Juni 2018 tentang Spektrum Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). rya, mas

Related posts

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir Jadi Guru Tamu Istimewa Pelajar Surabaya

redaksiWD

Paranormal Aceh Pernah Ramal Mbak You Akan Meninggal Tahun 2021

redaksiWD

Satgas Bencana BUMN  Dukung Penyediaan Oksigen di Provinsi Bali

redaksiWD