wartadigital.id
Gresik Headline Surabaya

Janji Pakai Cara Humanis, TNI dan Polri Siap Boyong Pasien Isoman ke Gejos


Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail saat gelar apel di Halaman Mapolres Gresik, Rabu (18/8/2021).

 

GRESIK (wartadigital.id)  — Polres Gresik menggelar apel pasukan di halaman Mapolres Gresik dalam rangka pemindahan pasien isolasi mandiri (Isoman) ke isolasi terpusat (Isoter) di RS Lapangan Gejos, Rabu (18/8/2021). Pemindahan yang melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini dalam rangka  HUT ke-76 Kemerdekaan RI dengan harapan dapat memperkuat upaya merdeka dari Covid-19.

Apel kali ini diikuti ratusan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP. Mereka diterjunkan ke bawah untuk mengajak pasien isoman agar mau menjalani isoter di RSL Gelora Joko Samudro (Gejos).

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, program isoter merupakan perintah pusat. “Sesuai arahan pusat, sekarang tidak ada lagi isolasi mandiri. Seluruh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani isolasi terpusat. Baik di Gejos maupun rumah sakit,” katanya.

Taufik Ismail berpesan agar Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turun ke lapangan mengedepankan upaya preventif dan secara humanis agar pasien isoman dengan sukarela mau menjalani isolasi terpusat. “Pengertian dan pemahaman harus diberikan secara menyeluruh. Yang harus dikuatkan, pasien yang menjalani isolasi di Gejos 100 persen sembuh. Tidak ada yang meninggal dunia. Ajak pasien isoman secara preventif dan hindari bentrokan,” ujar alumnus Akmil 2001 itu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya berharap masyarakat atau pasien isoman agar secara sadar menjalani isoter. Di sana, fasilitas dan layanan kesehatan lebih lengkap dan memadai. “Upaya semaksimal mungkin harus kita lakukan dalam rangka penanganan Covid-19. Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus terus bersinergi,” tegasnya.

Mantan Kapolres Ponorogo itu, menyebut saat ini jajaran Forkopimda Gresik tengah meramu kebijakan agar pasien isoman mau menjalani isoter. “Termasuk mencari inovasi agar isoter tidak lagi menakutkan, melainkan destinasi bagi pasien Covid-19 agar cepat sembuh,” tutur perwira dengan dua melati di pundaknya.

Sebagai catatan, Gresik per  17 Agustus 2021 sudah keluar dari zona merah Covid-19. Bed Occupancy Ratio (BOR) juga terus menurun. Namun, penerapan PPKM masih berada di level 4 karena masuk aglomerasi. tra

Related posts

Positif Covid-19 di Tanah Air Naik Lagi, Hari Ini Bertambah 10.534

redaksiWD

Pengamat Sebut Perubahan Statuta UI Bukti Jokowi Aktor Pelanggeng Oligarki

redaksiWD

Penyimpangan Uang Negara Rp 800 Juta untuk Proyek Covid-19 di Pamekasan Dibeber Kejari

redaksiWD