wartadigital.id
Headline Nasional

Jokowi Lantik Dewas dan Direksi Baru BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan

Istimewa
Presiden Joko Widodo resmi melantik Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan periode  2021-2026 di Istana Negara, Senin (22/2/2021).

 

JAKARTA (wartadigital.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan periode 2021-2026. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Istana Negara, Senin (22/2/2021).

Pengangkatan Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 37/P 2021. Sedangkan untuk pengangkatan Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan tertuang dalam Kepres Nomor 38/P/2021.

Dalam pelantikan tersebut, Jokowi pun membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. “Demi Allah saya bersumpah/Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian petikan sumpah jabatan yang ditayangkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (22/2/2021).

Sementara itu jajaran baru BPJS Ketenagakerjaan bertekad fokus melakukan digitalisasi jaminan sosial untuk menghadapi tantangan yang ada. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan akan menjalankan tugasnya sebaik-baiknya. Dia mengatakan akan memimpin BPJS Ketenagakerjaan dengan integritas tinggi.

“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena hari ini Direksi BPJS Ketenagakerjaan diberi amanah oleh Bapak Presiden untuk mengelola dana yang besar. Tentu saja bentuk amanah yang kami lakukan adalah kami akan menjalankan tugas ini dengan integritas yang tinggi, dengan tata kelola yang baik dan tentu saja harus inovatif,” katanya seusai pelantikan di Istana Negara, Senin (22/2/2021).

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan fokus melakukan digitalisasi jaminan sosial. Hal ini dilakukan untuk menghadapi tiga tantangan. “Kami akan melakukan digitalisasi jaminan sosial. Karena kami punya tiga tantangan utama,” tuturnya.

Tantangan pertama adalah peningkatan cakupan peserta. Lalu tantangan kedua adalah peningkatan layanan dan manfaat bagi pekerja. “Dan ketiga adalah optimalisasi dari investasi dana. Karena itu semua akan balik kepada peserta,” ungkapnya.

Anggoro juga menyebut akan memperbaiki kolaborasi dengan kementerian/lembaga. Pasalnya jajaran direksi tidak bisa sendiri. “Tentu kami harus menjalankan komunikasi dan koordinasi yang baik. Juga dengan di internal dengan Dewan Pengawas. Ini yang akan kami lakukan dalam waktu ke depan. Kami mohon doanya dan supportnya untuk menjalankan dengan amanah dan terus inovasi,” pungkasnya.

Usai pelantikan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri menjelaskan pihaknya saat ini sudah punya tanggung jawab untuk selalu memberikan yang terbaik bagi BPJS Ketenagakerjaan pada umumnya dan kesejahteraan pekerja pada khususnya.

Dia pun menegaskan siap bekerjasama dengan jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, dia menilai ini adalah tugas yang berat. “Ke depan saya kira ini pekerjaan yang berat yang perlu kita pikul bersama. Sekaligus pada hari ini kami menyatakan Dewan Pengawas siap bekerjasama dengan jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk kemajuan BPJS Ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja di masa-masa yang akan datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia meminta dukungan dari masyarakat Indonesia. Terutama dukungan para pekerja. “Yang terakhir tentu kita membutuhkan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia. Terutama para pekerja untuk kemudian ini bisa menjadi tanggung jawab yang bisa kami emban bersama-sama,” pungkasnya. ren

Susunan Jajaran Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026

Direksi BPJS Ketenagakerjaan

  1. Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
  2. Direktur: Abdur Rahman Irsyadi
  3. Direktur :Asep Rahmat Swandha
  4. Direktur: Edwin Michael Ridwan
  5. Direktur: Pramudya Iriawan Buntoro
  6. Direktur: Roswita Nilakurnia
  7. Direktur: Zainuddin

Dewas  BPJS Ketenagakerjaan

  1. Ketua: Muhammad Zuhri (unsur pemerintah)
  2. Anggota:
  3. Kushari Suprianto (unsur pemerintah)
  4. Yayat Syariful Hidayat (unsur pekerja)
  5. Agung Nugroho (unsur pekerja)
  6. Subchan Gatot (unsur pemberi kerja)
  7. Muhamad Adya Warman (unsur pemberi kerja)
  8. Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji (unsur tokoh masyarakat)

Susunan jajaran Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan periode  2021-2026

Direksi BPJS Kesehatan

Direktur Utama: Ali Ghufron Mukti

Direktur: Andi Afdal

Direktur: Arief Witjaksono Juwono Putro

Direktur: Edwin Aristiawan

Direktur: Lily Kresnowati

Direktur: Mahlil Ruby

 

Dewas BPJS Kesehatan

Ketua: Achmad Yurianto (unsur pemerintah)

Anggota:

Regina Maria Wiwieng Handayani (unsur pemerintah)

Indra Yana (unsur pekerja)

Siruaya Utamawan (unsur pekerja)

Iftida Yasar (unsur pemberi kerja)

Inda Deryanne Hasman (unsur pemberi kerja)

Ibnu Naser Arrohimi (unsur tokoh masyarakat)

Related posts

Pasca Pelantikan, Kepala Daerah Kabupaten dan Kota Blitar Diminta Fokus Bedah PSN Selingkar Wilis-Lintas Selatan

redaksiWD

Pelabuhan Baru di Labuan Bajo Siap Dioperasikan

redaksiWD

Tahap Pra Produksi, Sikat Gigi Siwak IHSAN Jadi Inovasi Produk Terbaru dari FKG Unair

redaksiWD