wartadigital.id
Headline Tapal Kuda

Kepincut Inovasi UMKM Jember, Arumi Borong Keripik Gedebog Pisang

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak meninjau stan bazar yang diikuti oleh 30 pelaku UMKM di Kabupaten Jember. Saat itu Arumi juga memborong keripik gedebog pisang inovasi UMKM setempat. 

 

JEMBER (wartadigital.id)  – Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak membuka kegiatan Bazar dan Pelatihan Entrepreneurship Coaching di Yonarmed 8/105 Kabupaten Jember, Kamis (7/10/2021).

Untuk pertama kalinya, istri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak tersebut mencicipi Keripik Gedebog Pisang hasil olahan UMKM Kabupaten Jember. “Saya borong Keripik Gedebog Pisang karena ini adalah camilan yang unik. Apalagi tadi saya lihat sudah dilengkapi dengan nomor P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) sudah pasti enak dan sehat,” ujar Arumi.

Keripik Gedebog pisang yang dicicipi oleh Arumi tersebut, merupakan inovasi terbaru dari peserta bazar pada produk olahan makanan. Selain Keripik Gedebog Pisang, inovasi yang juga dilakukan oleh UMKM di Kabupaten Jember ialah Wedang Pokak kemasan instan, yang rencananya akan dilaunching sebagai minuman khas Kabupaten Jember.

Kegiatan Bazar dan Pelatihan Enterpreneurship Coaching bertema ‘Membangkitkan Ekonomi Masyarakat Berbasis UMKM Untuk Jatim Bangkit Indonesia Maju’ tersebut, merupakan sinergi antara Kodim 0824 Jember bersama dengan Garda Indag Korwil Jember yang diselenggarakan mulai 7 hingga 9 Oktober 2021.

Beberapa kegiatan tersebut antara lain ialah penyelenggaraan bazar produk UMKM. Adapun produk yang ditampilkan di antaranya handycraft, aneka tanaman, makanan dan minuman, serta olahan kopi khas Jember.

Di waktu yang sama, diselenggarakan pula pelatihan entrepreneurship coaching yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Pelaksanaannya pun dilakukan selama tiga hari. Untuk hari pertama, peserta diajarkan mengenai cara pembuatan minuman herbal. Lalu pada hari kedua, peserta diajarkan membuat barang kerajinan tangan, dan di hari ketiga peserta diberikan pelatihan mengolah makanan sehat.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, juga diselenggarakan program vaksinasi yang diinisiasi oleh Yonarmed 8/105 Jember. Di mana kegiatan vaksin tersebut disediakan sebanyak 750 dosis vaksin Astra Zeneca bagi masyarakat di Kabupaten Jember.

Selain itu, disediakan pula sebuah stan Klinik IKM dan UKM yang merupakan hasil kerjasama antara UPT Perlindungan Konsumen dengan Disperindag Kab Jember. Stan ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk berkonsultasi mengenai produk binaannya, utamanya mengenai fasilitas produk halal dan pendampingan.

Pada kesempatan tersebut, Arumi turut didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVII Yonarmed 8/105 Pipit Suhendra dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVII Yonarmed 8/105 Silvi Marzuq meninjau stan bazar yang diikuti oleh 30 pelaku UMKM di Kabupaten Jember.

Usai melakukan peninjauan, Arumi menyampaikan dirinya mengapresiasi kegiatan bazar dan pelatihan enterpreneur yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di Yonarmed 8/105 tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan program yang kreatif.

“Ini adalah salah satu bentuk usaha, bahwa Jatim harus segera bangkit. Itu pesan dari Ibu Gubernur. Di mana kita juga ketahui, pandemi Covid ini juga tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga lada sisi ekonomi yang salah satu bagiannya ialah UMKM,” terang Arumi.

Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan, dengan adanya slogan Jatim Bangkit, diharapkan Jawa Timur yang merupakan pusat ekonomi terbesar kedua di Indonesia dapat kembali bangkit. Apalagi saat ini dari 38 kabupaten dan kota di Jatim, 27 kab/kota di antaranya sudah masuk dalam zona level 1.

“Berbeda dengan provinsi lainnya, yang roda perekonomianya ditopang oleh mayoritas pabrik besar, misalnya saja Jawa Barat dan Banten. Kalau dilockdown maka roda perekonomian akan berhenti. Berbeda dengan Jawa Timur dimana backbone roda perekonomiannya 60 persen berasal dari produk UMKM. Saya optimistis, ekonomi Jatim akan lebih mudah segera kembali bangkit apalagi banyak inovasi dari para pelaku UMKMnya sendiri,” jelas Arumi.

Di kesempatan yang sama Arumi yang menjabat sebagai Ketua TP PKK Jatim berpesan, meski saat ini mayoritas daerah di Jawa Timur masuk dalam level 1, dia berharap masyarakat tidak mengendurkan protokol kesehatan.

Arumi berharap, usai diselenggarakannya pelatihan tersebut para peserta juga diberikan tahap legalitas halal, pendampingan P-IRT dan BPOM, agar produk UMKM yang dihasilkan menjadi naik kelas dan dipercaya oleh konsumen. “Kami Dekranasda hadir bekerjasama dengan Disperindag Jatim untuk memfasilitasi. Sehingga jika ada yang diperlukan, kami akan membantu demi kemajuan ekonomi Jatim,” tandas Arumi. wan

Related posts

Operational Excellence, Pertamina International Shipping Pacu Performa Kapal Milik

redaksiWD

Puncak BBGRM, Khofifah Ajak Masyarakat Fokuskan Gotong Royong untuk Mitigasi Bencana, Kemiskinan dan Vaksinasi

redaksiWD

Risma Minta Bupati Gresik Segera Selesaikan DTKS

redaksiWD