
PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan tambahan kebutuhan dasar untuk peningkatan kesejahteraan sosial bagi anak dari orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta, Rabu (14/8/2024) di Puskesmas Gending dan Puskesmas Bago.
Kegiatan bantuan yang merupakan realisasi program Bidang Koordinator dan Pelayanan UKS KKKS Kabupaten Probolinggo di tahun 2024 ini bermaksud untuk meningkatkan kesejahteraan sosial anak. Sekaligus meringankan kebutuhan dasar bagi anak agar supaya anak dari orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta menjadi sehat.
Pemberian bantuan di hari kedua ini dihadiri oleh Ketua Pelaksana Harian KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi beserta pengurus terdiri dari Isnaini Abdul Ghofur, Hj. Sivin Santiyono, Hj. Iswahyuni Mahbub Zunaedi, Nurhayati Abdul Halim dan Retno Sjaiful Efendi.
Program kegiatan bantuan tambahan kebutuhan dasar ini sasarannya pada anak dari orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta yang berjumlah 40 anak yang berada di 8 (delapan) kecamatan. Yakni, Kecamatan Pajarakan, Krejengan, Gending, Besuk, Banyuanyar, Maron, Dringu dan Leces.
Pada hari pertama, bantuan tambahan kebutuhan dasar yang berisi sembako, susu dan peralatan sekolah diserahkan kepada penerima bantuan berada di Puskesmas Dringu dan Puskesmas Leces. Sedangkan bantuan yang sama di hari kedua diserahkan kepada penerima bantuan berada di Puskesmas Gending dan Puskesmas Bago.
Di hari selanjutnya hari ketiga, bantuan tambahan kebutuhan dasar juga diserahkan kepada penerima bertempat di Puskesmas Banyuanyar dan Puskesmas Suko. Untuk di hari keempat, bantuan diserahkan pada penerima di Puskesmas Pajarakan dan Puskemas Krejengan.
Ketua Pelaksana Harian KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi menjelaskan, kegiatan bantuan tambahan kebutuhan dasar untuk peningkatan kesejahteraan sosial bagi anak dari orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari, mulai Senin hingga Jumat.
“Kehadiran kami selain melakukan silaturahmi untuk memberikan bantuan tambahan kebutuhan dasar bagi anak yang outputnya adalah ingin meringankan beban keluarga khususnya orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta sesuai sasaran yang kita harapkan,” katanya.
“Program yang kami lakukan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah melalui bidang UKS pada KKKS Kabupaten Probolinggo dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial bagi anak dari orang tua ODGJ dan anak eks penderita kusta,” ujarnya. oli, ins
