Kondisi Disebut Mengkhawatirkan, Kedubes AS Minta Warganya Tinggalkan Afghanistan

AAC
Sejumlah pasukan Amerika di Afganistan.

 

WASHINGTON (wartadigital.id)  – Meningkatnya kekerasan di Afghanistan membuat Amerika Serikat (AS) mendesak seluruh warganya untuk meninggalkan negara itu.

Bacaan Lainnya

Kedutaan Besar AS di Kabul pada Sabtu (7/8/2021) mengeluarkan peringatan kepada warga Amerika untuk segera meninggalkan Afghanistan dengan alasan masalah keamanan. “Kedubes AS mendesak warga AS untuk segera meninggalkan Afghanistan menggunakan opsi penerbangan komersial yang tersedia mengingat kondisi keamanan dan pengurangan staf,” ujar kedutaan, seperti dikutip Sputnik.

Berdasarkan perintah Departemen Luar Negeri pada 27 April, staf Kedubes AS di Kabul yang dapat bekerja dari jarak jauh sudah meninggalkan Afghanistan. Akibat pengurangan staf, terjadi hambatan bantuan tepat waktu kepada warga AS dalam situasi darurat.

Kedubes mengatakan warga AS di Afghanistan dapat menggunakan pinjaman repatriasi jika mereka mengalami kesulitan ekonomi untuk membeli tiket penerbangan komersial.

Selain itu, warga negara AS diingatkan untuk mendaftarkan diri sehingga kedutaan dapat terus memperbarui informasi mereka jika terjadi keadaan darurat dan menginformasikan penerbangan evakuasi di masa depan.

Dalam pernyataannya, kedubes menyoroti ancaman berupa kejahatan, terorisme, kerusuhan sipil, penculikan, konflik bersenjata, dan Covid-19 atas peringatan tersebut.

Afghanistan mengalami lonjakan kekerasan karena Taliban meningkatkan tindakan ofensif sejak pasukan asing memulai penarikannya. Penarikan itu diatur dalam perjanjian yang ditandatangani Taliban dan AS di Doha pada Februari 2020.

Inggris Serukan Hal Sama

Sebelumnya Inggris telah memperingatkan semua warga negara Inggris di Afghanistan untuk segera meninggalkan negara itu karena situasi keamanan yang memburuk. Pertempuran meningkat di Afghanistan antara kelompok Taliban yang ingin menguasai wilayah dengan pasukan pemerintah.

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan pada Jumat (6/8/2021) memperbarui situs webnya dengan menyarankan agar semua perjalanan ke Afghanistan tidak dilakukan.

“Semua warga negara Inggris di Afghanistan disarankan untuk pergi sekarang dengan cara komersial. Jika Anda masih di Afghanistan, Anda disarankan untuk pergi sekarang dengan cara komersial karena situasi keamanan yang memburuk,” katanya.

Kantor luar negeri memperingatkan warga Inggris untuk tidak bergantung padanya untuk evakuasi darurat, dengan mengatakan bantuan yang dapat diberikannya sangat terbatas.

Peringatan itu muncul setelah Taliban melancarkan serangan besar bertepatan dengan penarikan pasukan asing pimpinan AS setelah hampir dua dekade konflik. “Teroris sangat mungkin mencoba melakukan serangan di Afghanistan. Metode serangan khusus berkembang dan semakin canggih,” kata kantor luar negeri Inggris. riz, rmo