
SURABAYA (wartadigital.id) – Program Pemkot Surabaya berupa perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) semakin dirasakan warga miskin yang benar-benar membutuhkan. Seperti dialami dua warga Jetis Kulon X Wonokromo yang saat ini rumah mereka direnovasi.
Joko Purwanto ST, selaku Ketua RT 11/RW 04 Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, mengatakan, untuk tahun 2024 ini pihaknya mengajukan perbaikan Rutilahu untuk warganya yang benar-benar perlu bantuan. Ada beberapa warga, namun setelah diseleksi dan diteliti oleh pihak terkait, maka ada dua warga yang memperolehnya.
“Warga kami yang memperoleh perbaikan Rutilahu itu atas nama rumah Ibu Saamah dan Ibu Suwarti. Kami juga selalu melaporkan progress dari program tersebut kepada warga, baik melalui WhatsApp grup maupun dalam rapat-rapat berkala keertean (RT),” ujar Joko Purwanto, Rabu (6/3/2024).
Termasuk pada laporan via grup WA, Joko melaporkan progress program perbaikan Rutilahu sampai Rabu (6/3/2024) hari ini, rumah atas nama milik ibu Saamah dan ibu Suwarti, telah selesai dilakukan pembongkaran sesuai dengan rencana.
Selanjutnya, kata dia, akan dimulai perbaikan rumah Rutilahu tersebut hingga selesai sesuai rencana. “Saya mengajak kepada seluruh warga untuk mendoakan semoga di dalam pelaksanaan perbaikan Rutilahu dari awal hingga akhir senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran, Aamiin,” tutur Ketua RT 11 yang menjabat untuk ketigakalinya itu.

Pihaknya berharap, selama pengerjaan 20 hari kerja itu tanpa kendala atau gangguan apa pun. Ia meminta warga masyarakat RT 11/RW 04 Jetis Kulon X selalu bahu-membahu agar pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut sesuai dengan rencana. “Ya tentunya kami sangat mengharapkan pengertian warga semua, seperti penempatan material yang mungkin menghambat atau mengganggu arus lalu lintas di wilayah Jetis Kulon X,” lanjutnya.
Sedangkan Ibu Saamah dan Ibu Suwarti sangat senang atas program Rutilahu ini. “Terima kasih kepada Pemkot Surabaya, dan semua (stakeholder terkait, Red) yang mengusahakan program Rutilahu ini. Matur nuwun juga pada Pak Joko yang atas jerih payahnya selama ini, sehingga kami berdua yang mendapatkan program Rutilahu ini,” kata Ibu Saamah maupun Ibu Suwarti.
Ketua RT 11 itu lantas bercerita tentang program Rutilahu ini, baik mulai proses pengajuan, pemeriksaan atau penelitian hingga rapat di tingkat kelurahan Wonokromo. Tentu ada silang sengkarut maupun perbincangan alot hingga program Rutilahu goal diraih RT 11 RW 04 Wonokromo.
Sebelumnya di tahun 2023, dua warga RT 11 juga telah mendapatkan program Rutilahu. Yakni atas nama Ibu (almarhumah) Yaumi yang beralamat di Jl Jetis Kulon 10/44 dan Ibu Romlah Ningsih dari Jl Jetis Kulon 10/20 D. Sedangkan di tahun 2024 ini Ibu Saamah Jl Jetis Kulon 10/6 dan Ibu Suwarti Jl Jetis Kulon 10/2. edt