wartadigital.id
Headline Madura

Marak Lomba Puter Pelung, PPPPSI Sampang Gelar Pelatihan Juri

PPPPSI  Cabang Sampang mengadakan pelatihan juri di Gedung Pramuka Jl Pramuka, Sabtu (4/9/2021).

 

SAMPANG (wartadigital.id)  –  PPPPSI (Perkumpulan Penggemar dan Pelestari Puter Seluruh Indonesia) Cabang Sampang mengadakan pelatihan juri di Gedung Pramuka Jl Pramuka, Sabtu (4/9/2021). Kegiatan ini untuk mencetak juri puter pelung yang berstandarisasi dan memiliki serfitikat nasional.

Pelatihan juri tersebut diikuti 25 peserta dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang. Mereka adalah penggemar dan penghobi suara puter pelung. Sedangkan pemateri pelatihan Sekretaris PPPPSI Jatim  Muhlis Hidayat.

Kehadiran pemateri membuat peserta antusias.  Hampir seluruh peserta mengajukan beberapa pertanyaan perihal teknis penilaian perlombaan puter pelung.

Ketua Pengkab Sampang terpilih, H Herman Hidayat (52) menjelaskan kegiatan diklat tersebut sengaja diadakan agar di Kabupaten Sampang sendiri mempunyai juri yang bersertifikat dan layak untuk menjadi juri setiap event lomba puter pelung yang ada di Kabupaten Sampang.  Bahkan tidak menutup kemungkinan ditugaskan di daerah lain bilamana diperlukan.

“Di Sampang pencinta burung puter pelung cukup banyak,  banyak event dan lomba.  Kondisi ini butuh kehadiran juri bersertifikat, makanya kami gelar pelatihan juri,” katanya.

Dijelaskan Herman Hidayat,  puter pelung selama ini dikenal hobinya orang ningrat seperti orang Yogyakarta, Solo, Surakarta.  Dulunya kebanyakan memang orang keraton pemilik puter pelung. Namun sekarang pecinta burung puter pelung sudah meluas dan hampir semua kalangan memelihara. Termasuk di Sampang. Karena itu di Sampang dan Madura kerap ada lomba puter pelung.

Pada sisi lain, meluasnya pecinta puter pelung ini juga meningkatkan  perekonomian khususnya para peternak dan perajin sangkar dan pernak pernik seputar puter pelung. “Diharapkan dengan semarak lomba puter pelung akan mendongkrak UMKM  di Sampang,” katanya.

Di tempat yang sama, Muhlis Hidayat (38) selaku pemateri diklat juri mengatakan juri di Sampang harus menunjukkan sikap sportivitas dan kejujuran dalam bertugas. Tidak melihat siapa dan burung siapa yang digantang, agar burung dinilai sesuai kualitas. jok

Related posts

Pemerintah Bakal Tindak Perusahaan Non Esensial yang Paksa Karyawannya Ngantor

redaksiWD

Pakar Unair Sebut Belum Ada Data Vaksin Sinovac Mampu Netralisir Virus Varian Baru Strain B117

redaksiWD

UNAIR Gelar Kembali Vaksinasi, 6 Ribu Dosis Disuntikkan

redaksiWD