
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) akhirnya memunculkan batang hidungnya. Ia terlihat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Rabu (4/10/2023) hari ini.
JAKARTA (wartadigital.id) – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sedang menjadi buah bibir setelah tidak kembali ke Indonesia sesuai jadwal, yakni 1 Oktober 2023. Ia kemudian disebut hilang kontak di Eropa pasca rumah dinasnya diobok-obok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar hilangnya Syahrul Yasin Limpo ini juga sempat diungkap oleh Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi pada 3 Oktober 2023. Setelah beberapa hari dikabarkan menghilang, Syahrul Yasin Limpo akhirnya memunculkan batang hidungnya. Ia terlihat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Rabu (4/10/2023) hari ini.
Dari informasi yang beredar, salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju ini diketahui mendarat dengan selamat di Tanah Air menggunakan Singapore Airlines dari Bandara Changi Singapura.
Melalui beberapa foto yang beredar, saat menginjakkan kaki di Bandara Soetta, Syahrul Yasin Limpo tampak tampil tertutup menggunakan masker hitam dan kacamata.
Mentan SYL terlihat mengenakan kemeja biru yang dilapisi jas motif kotak-kotak, celana panjang hitam, lengkap dengan sneakers.
Mentan SYL disebut-sebut hilang kontak di Eropa dan hal ini terjadi setelah rumah dinasnya diobok-obok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terdapat sejumlah temuan mengejutkan dalam tindak penggeledahan tersebut, termasuk ditemukannya uang senilai Rp 30 miliar dalam bentuk mata uang asing dan Rupiah. Selain itu, ditemukan pula 12 pucuk senjata api di rumah dinas menteri asal Partai NasDem tersebut, serta catatan keuangan dan dokumen pembelian aset bernilai ekonomis.
KPK sendiri mengklaim penggeledahan rumah dinas Syahrul terkait dengan tiga klaster kasus rasuah di Kementan. “Jadi pertanyaan tiga klaster saya kira sudah terjawab ya, pemerasan dalam jabatan, kemudian gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang,” jelas Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (4/10/2023).
Tentu saja temuan uang ini membuat publik terkejut, apalagi karena harta kekayaan yang dilaporkan Syahrul di LHKPN-nya tidak sampai sebesar Rp 30 miliar. Pasalnya berdasarkan LHKPN Syahrul per 31 Desember 2022, total harta mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu hanyalah Rp 20 miliar.
Berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Syahrul yang dilaporkan di LHKPN-nya:
Total ada 16 aset berupa tanah dan/atau bangunan dengan nilai total Rp11,3 miliar. Kebanyakan dari aset tersebut dicantumkan sebagai hasil sendiri, dengan yang terbesar adalah tanah dan bangunan seluas ribuan meter persegi di Kota Makassar senilai Rp 4,2 miliar.
Kemudian tercatat ada 7 aset berupa alat transportasi dan mesin dengan nilai total sebesar Rp 1,5 miliar. Kebanyakan di antaranya dilaporkan sebagai hasil sendiri, termasuk Toyota Alphard dan sepeda motor Harley Davidson.
Namun terungkap pula jika transportasi dengan nilai aset terbesar adalah sebuah Jeep Cherokee tahun 2011 senilai Rp 500 juta yang dilaporkan sebagai hibah tanpa akta.
Syahrul juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya sebesar Rp 1.149.970.000 serta kas dan setara kas senilai total Rp 6.118.817.382 alias Rp 6,2 miliar. Syahrul mengaku tidak mempunyai utang sehingga total harta kekayaannya berdasarkan LHKPN 2022 adalah Rp 20.058.042.532.
Tentu saja angka ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan uang yang ditemukan KPK di rumah dinas Syahrul. Di sisi lain, sampai sekarang keberadaan Syahrul belum diketahui walaupun Partai NasDem memastikan sang kader akan kembali ke Indonesia paling lambat 5 Oktober 2023. rmo, set, ins