
SIDOARJO (wartadigital.id) – Siswa-siswi kelas XI SMA Al Muslim melakukan kegiatan social mission yang bertemakan “Youth Synergy For a Sustainable Future’’ di Desa Purwodadi Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.
Kegiatan Social Mission ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di SMA Al Muslim untuk mengimplementasikan karakter leadership di masyarakat. Kegiatan social mission ini bertujuan untuk melatih kemandirian, menjadikan pribadi yang tangguh dan melatih siswa-siswi agar memiliki sikap empati, peduli, dan menjadi pribadi yang kreatif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam ini disambut hangat oleh Lurah Desa Purwodadi Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Rudi Atmono SH. Dalam sambutannya beliau sangat senang dan menyambut hangat kehadiran siswa-siswi SMA Al Muslim yang akan tinggal di rumah-rumah warga dan melakukan berbagai kegiatan proyek yang sudah direncanakan.
Rudi Atmono menyampaikan bahwa Desa Purwodadi mayoritas penduduknya petani dan fasilitas-fasilitas yang ada jauh berbeda seperti Sidoarjo, tempat siswa-siswi Al Muslim tinggal.
“Karena itu saya berharap siswa-siswi SMA Al Muslim bisa mengenali dan beradaptasi di Desa Purwodadi serta diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan proyek yang akan dilaksanakan,” katanya dalam keterangan resmi diterima di Sidoarjo, Kamis (24/10/2024).
Pada hari pertama, siswa siswi SMA Al Muslim mulai berkegiatan dengan berkenalan dengan orangtua asuh, dilanjutkan dengan kegiatan yang melibatkan warga setempat seperti mengajar les anak-anak, mengajar mengaji dan membantu aktivitas orangtua asuh. Hari kedua, siswa-siswi mulai melaksanakan aksi nyata proyek kokurikuler. Kegiatan ini nantinya bisa meningkatkan kreativitas, cara berpikir kritis, kerjasama, dan kolaborasi antar tim.
Siswa-siswi di SDN 1 dan 2 Purwodadi sangat antusias mendapatkan edukasi. Menurut, Nayla salah satu siswa kelas VI pembelajaran literasi yang dikemas dengan game interaktif itu sangat menyenangkan.
Ibu-ibu PKK juga sangat senang mendapatkan beberapa pelatihan. Menurut Ibu Supiyah selaku Ketua PKK Dusun Bango, pelatihan dengan inovasi-inovasi terbaru perlu dilakukan secara rutin untuk menambah wawasan kelompok ubu-ibu PKK, bahkan jika dijalankan dengan serius bisa digunakan sebagai peluang berwirausaha.
Pada hari ketiga social mission siswa membantu orangtua asuh dan mengikuti kegiatan orangtua asuh. Beberapa siswa mengikuti aktivitas orangtua asuh ikut berjualan, menanam padi di sawah dan beberapa kegiatan lainnya sesuai aktivitas yang dilakukan oleh orangtua asuh. Pada saat penutupan, dibagikan beberapa kenang-kenangan untuk orangtua asuh maupun balai desa. sis