Pelatihan Manajerial Usaha Mikro, Pemkab Mojokerto Yakini UMKM Penggerak Perekonomian

UMKM merupakan penggerak dasar perekonomian di Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO (wartadigital.id) – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa menyebut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan penggerak dasar perekonomian di Kabupaten Mojokerto. Untuk itu, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar Pelatihan Manajerial Pelaku Usaha Mikro Alas Kaki dan Penjahit.

Tidak hanya menyebut UMKM sebagai penggerak perekonomian dasar, Gus Bupati (sapaan Muhammad Al Barraa) juga menaruh harapan kepada para pelaku UMKM sebagai salah satu sarana yang mampu menyerap tenaga kerja, khususnya di desa-desa.

Bacaan Lainnya

“UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi dasar, terutama di desa-desa, dari sinilah, kami berharap banyak tercipta lapangan pekerjaan,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (21/5/2025).

Melalui giat yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto itu, Gus Bupati juga mengatakan UMKM cenderung lebih kuat menghadapi tantangan perekonomian di era sekarang.

Menurutnya hal ini dikarenakan sifat dari UMKM itu sendiri, yang dinilai lebih fleksibel dengan sisi kemasyarakatannya.

“UMKM menjadi alternatif untuk mengangkat perekonomian yang bersifat kemasyarakatan, dan cenderung kuat dalam berbagai kondisi (perekonomian),” ungkapnya.

Gus Bupati juga membeberkan pelatihan manajerial itu sendiri merupakan bentuk perhatian Pemkab Mojokerto dalam meningkatkan SDM di bidang perekonomian sehingga nantinya produk lokal Kabupaten Mojokerto memiliki daya saing tinggi, baik itu pada pasar nasional maupun mancanegara.

Selain itu, para pelaku usaha mikro di Bumi Majapahit ini juga dianjurkan untuk selalu terbuka dengan perubahan permintaan pasar yang cenderung dinamis. Keterbukaan dan adaptasi sendiri merupakan kunci agar bisa tetap ‘eksis’ di tengah ketatnya persaingan pasar.

“Kami ingin membantu kesulitan para pengusaha sekaligus mengajak para pelaku usaha mikro untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman yang terjadi saat ini, sehingga mampu mentransformasikan struktur ekonomi yang lebih mengandalkan kekuatan dalam negeri dan produk lokal, dan juga mampu melakukan substitusi bersaing dan menembus pasar global,” tuturnya. mok, ins

Pos terkait