Pelayanan Kesehatan Bergerak Hari Ketiga di Pulau Sapudi, Ribuan Warga Terlayani

Layanan kesehatan hingga pelosok kepulauan dan kali ini Pulau Sapudi menjadi lokasi kegiatan yang berlangsung 5-9 Juli 2025

SURABAYA (wartadigital.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan hingga pelosok kepulauan melalui program unggulan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Kali ini, Pulau Sapudi menjadi lokasi kegiatan yang berlangsung 5-9 Juli 2025.

Dari rilis Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Senin(7/7/2025), berbagai layanan spesialistik digelar di dua Puskesmas utama, yaitu Puskesmas Gayam dan Nonggunong. Sebanyak 54 pasien pascaoperasi mata dilayani di Puskesmas Gayam, sementara di Puskesmas Nonggunong, 35 pasien kasus bedah dan 13 pasien THT turut mendapat penanganan. Layanan pemeriksaan TBC menggunakan portable X-ray juga mencatatkan 13 pasien yang di-screening dan langsung ditangani.

Bacaan Lainnya

Selain layanan medis, sentuhan khas lokal juga terasa lewat Layanan Kesehatan Tradisional (Kestrad) yang diikuti 75 peserta. Tidak hanya pengobatan, kegiatan ini juga diwarnai edukasi dan pembinaan masyarakat melalui Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) di tiga balai desa. Total 350 orang mengikuti penyuluhan PKG, sanitasi, dan program kesehatan lainnya, termasuk sosialisasi TBC dan kusta.

Kegiatan juga menjangkau pasien yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi, melalui kunjungan rumah untuk pasien dengan gangguan jiwa (3 orang), kasus stunting (1 orang), dan TB (2 orang). Inovasi layanan TeleSapa Madura turut dimaksimalkan, melayani konsultasi daring untuk 6 warga di dua Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof Dr dr Erwin Astha Triyono, menyatakan program PKB merupakan bagian dari prioritas Gubernur Jawa Timur periode 2025–2030 dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Tim yang bertugas dalam kegiatan ini berasal dari berbagai lembaga, termasuk Dinas Kesehatan Jatim, RSUD dr. Saiful Anwar Malang, RSUD M. Noer Pamekasan, RSUD Moh. Anwar Sumenep, Bappeda, Kominfo Jatim, dan Griya Sehat Madasakti. Selain layanan spesialistik dan tradisional, kegiatan juga mencakup promosi kesehatan serta distribusi bantuan sosial berupa 356 paket sembako.

Ditambahkannya, dengan keberhasilan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan PKB ke wilayah-wilayah terpencil lainnya, demi memastikan setiap warga, di mana pun berada, mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang layak. jat, sht

Pos terkait