
PASURUAN (wartadigital.id) – Ada yang istimewa dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang digelar Sabtu (17/8/2024). Bertempat di Alun-alun Bangil, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menganugerahkan penghargaan kepada tujuh pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 100 kali untuk kepentingan kemanusiaan.
Piagam Tanda Penghargaan dberikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto dan Sekretaris Daerah (Sekda) Yudha Triwidya Sasongko kepada para penerima. Masing-masing, Agung Sujatmiko, Gamal Irwin Bachtiar, Mohammad Fajar Yanto dan Mohammad Abdullah Doi. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Mustari, Sapto Wardono dan Sukarso.
Pada saat menyampaikan piagam penghargaan, baik Pj. Bupati Andriyanto maupun Sekda Yudha mengucapkan rasa terimakasihnya kepada setiap pendonor darah. Disambut dengan jabat erat hangat dari para pahlawan kemanusiaan yang tanpa pamrih mendermakan darahnya untuk menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup sesama manusia tersebut.
“Terimakasih atas kontribusi sosialnya dengan mendonorkan darah secara rutin. Sehat-sehat selalu, semoga tetap berbagi untuk sesama,” tutur Pj. Bupati Andriyanto.
Sementara itu, Agung Sujatmiko, satu di antara pendonor menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan atas apresiasi yang diterimanya bersama keenam rekan sejawatnya. Sekaligus menitipkan pesannya kepada generasi muda agar mengikuti jejaknya, mendonorkan darahnya untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Selama ini saya sudah 114 kali donor darah. Saya dan teman-teman memiliki rasa kebanggaan tersendiri karena di sisi lain kami bisa memanfaatkan apa yang di tubuh untuk kemanusiaan. Semoga generasi muda punya semangat tersendiri untuk mendonorkan darahnya. Karena setetes darah kita bisa menolong jiwa orang lain,” kata purnawirawan Polri itu.
Seperti diketahui, ketujuh pendonor tersebut memperoleh Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial dari Pemerintah RI. Apresiasi diberikan berkat aksi kemanusiaan yang dilakukannya selama ini. Yakni dengan mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali yang dicapai pada tahun 2019 dan 2020.
Secara simbolis, pin emas disematkan oleh Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin kepada puluhan perwakilan pendonor penerima di Hotel Sahid Jaya, Jakarta pada Senin (5/8/2024). Penyerahan tanda jasa didampingi oleh Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla.
Dalam sambutannya, Ma’ruf menyatakan, pendonor darah secara sukarela adalah pahlawan kemanusiaan. Hal itu dikarenakan sukarelawan bisa menyelamatkan nyawa.
“Pendonor darah dapat kita sebut sebagai pahlawan kemanusiaan. Karena dengan sukarela dan tanpa pamrih, mereka turut menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup sesama manusia,” urainya.
Menurutnya, para penerima Satyalancana Kebaktian Sosial adalah orang-orang hebat. Terlebih telah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali.
“Penerima penghargaan ini adalah orang-orang hebat yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali. Artinya telah memberikan 25-30 liter selama kurang lebih 20-30 tahun hidupnya. Terima kasih untuk semuanya,” ujarnya. sur, nas





