
SIDOARJO (wartadigital.id) – Ratusan siswa dan orangtua berkumpul di halaman KB-TK Al Muslim dalam rangka menyambut Hari Buku Nasional (Harbuknas) yang diperingati tiap 17 Mei. Peringatan Harbuknas bertujuan untuk membangkitkan minat baca dan menulis siswa atau literasi yang saat ini sedang gencar-gencarnya dikampanyekan. Melalui membaca kita dapat melawan kedangkalan pikiran dan menuntun anak untuk berpikir kritis. Harbuknas tahun ini mengusung tema My Lovely Book. Sebuah tema yang selaras dengan visi misi TK Al Muslim yaitu menjadikan setiap siswa menjadi seorang khalifah fiilard yang rahmatan lilalamiin.
Senam lagu “Gernas Baku” mengawali acara Harbuknas sebagai pemantik siswa agar semangat. Selanjutnya Siti Aminah selaku kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Harbuknas ini bertujuan untuk penguatan karakter abad ke-21 yaitu 4C: critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, and collaboration, serta penguatan kemampuan literasi siswa melalui kegiatan proyek membuat buku secara individu di sekolah selama sekitar 3 mingguan.
KB-TK Al Muslim memiliki program literasi yaitu Gerakan ABAKU, akronim dari Gerakan Ayah Bunda Bacakan Aku Buku. Gerakan Abaku bulan ini diisi dengan mempresentakan hasil proyek membuat buku di kelas masing-masing. Hasil karya proyek buku selanjutnya dipamerkan dan juga untuk menambah koleksi pojok baca kelas. Selain itu juga diisi dengan kegiatan GELIGA akronim dari Gerakan Literasi Keluarga selama 1 bulan, kegiatannya yaitu anak bersama keluarga membaca buku di rumah sampai tuntas, selanjutnya anak mempresentasikan ke teman-temannya isi bukunya. Hal ini adalah bagian dari implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yaitu Kebiasaan Gemar Belajar.
“Mulai 28 April sampai dengan 15 Mei 2025 siswa membuat proyek karya buku secara individu di sekolah. Kegiatan awal adalah mereka berkunjung ke perpustakaan pusat Al Muslim yang terletak di depan gedung SD Al Muslim, mereka memilih dan membaca buku sebagai bahan inspirasi. Pada hari berikutnya mereka menentukan judul dan sampul buku dengan bimbingan guru kelas masing-masing. Selanjutnya mereka membuat isi buku sesuai dengan imajinasinya masing-masing, ada yang menggunakan teknik 3M (menggunting, menempel, mewarna), menggambar, mewarnai, dan lain-lain. Siswa diberikan kebebasan memilih bahan yang digunakan untuk menulis dan finishing bukunya, ada yang menggunakan spidol warna, caryon, pensil, pita, tali tampar kecil, tali kor, bulu merci, berbagai macam kertas dan ukurannya, cat warna, dan lain-lain,” kata Siti Aminah dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).
Selanjutnya para orangtua mengikuti kegiatan pameran dan presentasi hasil karya buku siswa di kelas masing-masing. Setiap siswa mempresentasikan hasil karya bukunya dan memberikan kesempatan kapeda para orangtua untuk bertanya. sis
