Safari Ramadan ke Tapal Kuda Jatim, Khofifah Beri Hadiah Al-Qur’an untuk Anak-anak Pramuka di Kabupaten Situbondo

Dalam Safari Ramadan kali ini, Gubernur Khofifah juga membagikan Al-Qur’an kepada 50 anak-anak.

 

SITUBONDO (wartadigital.id)  – Giat Safari Ramadan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus dilakukan hingga Kawasan Tapal Kuda Jatim. Gubernur Khofifah bersama Baznas Jatim menyerahkan santunan yatim/piatu dan bantuan zakat produktif di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Jember, Sabtu (8/4/2023).

Bacaan Lainnya

Di Kabupaten Situbondo, kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut senyum ceria ratusan anak yatim piatu dan dhuafa di Pendopo Aryo Situbondo. Bersama dengan Ketua Baznas Jawa Timur KH M Roziqi, Bupati Situbondo Karna Suswandi beserta Wakil Bupati Situbondo Khoirani, Gubernur Khofifah menyerahkan santunan berupa uang tunai dan paket tas sekolah kepada 500 anak yatim/piatu dan dhuafa yang dilakukan secara simbolis pada 30 anak.

Menariknya, pada Safari Ramadan kali ini Gubernur Khofifah juga membagikan Al-Qur’an kepada 50 anak-anak pramuka yang kebetulan sedang berlatih di lapangan depan Pendopo Aryo Situbondo. Pemberian hadiah berupa Al-Qur’an ini menjadi wujud motivasi dari Gubernur Khofifah agar anak-anak semakin termotivasi mengaji.

“Tadi ibu membagikan Al-Qur’an untuk anak-anak pramuka yang berlatih di depan. Siapa di sini yang sudah khatam Al-Qur’an?” tanyanya kepada anak-anak tersebut.

Tiga anak yang telah khatam Al-Qur’an maju ke depan menghampiri Gubernur Khofifah. Bahkan salah satu dari mereka telah khatam sejak kelas 3 SD. Anak kecil berseragam pramuka tersebut bernama Muhammad Ezio Elzavier. Lantas Gubernur Khofifah menanyakan surat pendek apa saja yang sudah ia hafal.

“Surat An Naba’ sampai An Nas hafal semua,” jawab Ezio.

Mendengar jawaban Ezio, Khofifah lantas terkejut. Di usia yang masih kecil, Ezio telah hafal seluruh surat di juz 30. Dengan suara lantangnya, Ezio kemudian unjuk kebolehan melantunkan surat Ad Dhuha. “Subhanallah, mudah-mudahan kelak menjadi hafidz ya nak,” ujarnya sembari mengusap pundak Ezio.

Keceriaan anak-anak semakin membuncah tatkala Khofifah mengajak mereka berselawat bersama. Di hadapan anak-anak tersebut Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga berpesan agar senantiasa semangat belajar dan mengaji. Agar kelak bisa meraih cita-cita.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Menteri Sosial RI ini juga menyerahkan zakat produktif berupa paket sembako dan uang tunai masing-masing sebesar Rp 500.000 untuk 50 orang pelaku usaha ultra mikro. Zakat produktif tersebut secara simbolis diserahkan kepada 30 orang penerima.

“Ini adalah bagian dari program yang dapat dirasakan oleh masyarakat yakni santunan untuk anak-anak yatim/piatu dan penyerahan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro. Dan sesuai permintaan, di Jember zakat produktifnya berupa hewan ternak. Kegiatan ini masuk dalam rangkaian Safari Ramadan yang kami laksanakan bersama Baznas Provinsi Jatim,” ujar Khofifah.

Usai dari Situbondo, Khofifah beserta rombongan kemudian berbagi keceriaan bersama anak yatim/piatu di Kabupaten Jember. Dengan didampingi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember Balya Firjaun Barlaman,  Khofifah memberikan santunan berupa uang tunai dan paket tas sekolah kepada 700 anak-anak yatim/piatu.

Sama seperti di Situbondo, Khofifah juga membagikan hadiah Al-Qur’an kepada anak-anak yatim/piatu Kabupaten Jember yang telah khatam mengaji. Khofifah menyerahkan langsung hadiah tersebut kepada mereka.  Selain itu di Kabupaten Jember, Khofifah juga menyerahkan bantuan 50 ekor kambing kepada 10 orang jemaah Masjid Darussalam Rowotengu Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember.

Ketua Baznas Jatim Roziqi menyampaikan bahwa Safari Ramadan kali ini adalah yang ke enam (Situbondo) dan ke tujuh (Jember). Sebelum-sebelumnya, Khofifah kerap berkeliling berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim/piatu dan membagikan zakat produktif untuk masyarakat. “Mudah-mudahan semua menjadi anak yang saleh dan salehah. Juga kita doakan bersama semoga Ibu Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dan Jember sukses memimpin wilayahnya dan menyejahterakan masyarakatnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah momentum yang istimewa. “Karena para anak yatim akan merasakan kebahagiaan yang sama dengan masyarakat lainnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Serta pengusaha ultra mikro juga bisa berkesempatan untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya

Kemudian dia menyampaikan bahwa bersama Wakil Bupati Situbondo Khoirani telah melakukan serangkaian kegiatan Ramadan bersama rakyat. Kegiatan tersebut ialah keliling seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Situbondo sebanyak 136 desa/kelurahan. “Kami juga memberikan dan berbagi sembako sebanyak 22.271 kepada masyarakat rentan di Kab Situbondo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Karna menyampaikan bahwa dirinya telah menyelesaikan pemberian insentif ketua RT se-Kab. Situbondo di 17 kecamatan.

“Insyaallah Senin besok kami juga akan memberikan insentif bagi guru mengaji. Juga di 14-17 April mendatang kami akan memberikan insentif bagi kader posyandu agar semangat untuk menurunkan angka stunting di Situbondo. Juga ada Safari Ramadan bersama Forkopimda di 3 titik agar kedekatan bersama masyarakat lebih nyata,” jelasnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut Bupati Karna juga menjaring aspirasi masyarakat. “Kami juga. menjaring aspirasi dengan masyarakat. Telah kita lakukan juga silaturahmi dengan seluruh-kepala desa yang ada di Kab Situbondo. Terima kasih atas seluruh dukungan tanpa henti bagi Kab. Situbondo. Tahun ini juga Ibu Gubernur telah mendukung pelebaran jalan mengarah ke Pelabuhan Jangkar sebesar Rp 10 miliar,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Dalam sambutannya, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan bahwa selama 2 tahun ini, Pemkab Jember banyak melakukan upaya untuk melakukan pemulihan ekonomi kerakyatan di Jember.

Salah satunya khusus di Bulan Ramadan ini, Pemkab Jember melakukan gerakan Jember Berbagi. Yang dibagikan  bukan hanya sembako melainkan juga menyelesaikan permasalahan di Jember. Misalnya stunting, AKI dan AKB, serta infrastruktur. “Ini kami lakukan setiap hari. Juga bantuan dari Pemerintah, melalui Jember Berbagi esensinya adalah bahwa pemerintah ingin memberikan dukungan bagi masyarakat yang memerlukan. Juga kami mengajak warga Jember yang punya rezeki lebih untuk ikut serta,” katanya. sir, nus