wartadigital.id
Headline Mataraman

Sambut HUT Jatim ke-76, Khofifah Ziarah dan Doa di Pusara Sang Proklamator

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Senin (11/10/2021).

 

BLITAR (wartadigital.id)  – Momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke – 76 dan menghormati napak tilas perjuangan sejarah para Pahlawan Nasional  Pendiri Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Senin (11/10/2021).

Ziarah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hanya beberapa orang yang diizinkan masuk ke dalam pusara Makam Bung Karno

Bertindak selaku pimpinan ziarah  Gubernur Khofifah mempimpin prosesi upacara ziarah makam bersama Forkopimda di antaranya Ketua DPRD Provinsi Jatim, Kapolda Jatim yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Jatim dan Pangdam V Brawijaya yang diwakili Kakasdam V Brawijaya, Kaskoarmada II Surabaya, Plh Sekdaprov Jatim serta para pimpinan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu, ziarah ke Makam Bung Karno dalam rangka menyambut HUT Provinsi Jatim ke-76 pada esok 12 Oktober 2021. Sebelumnya, pada Minggu (10/10/2021) kegiatan serupa juga dilakukan di Makam Pahlawan Nasional sekaligus Gubernur Soerjo di Kab Magetan.

Ziarah  ke Makam Bung Karno juga dihadiri Forkopimda Kota dan Kabupaten Blitar, antara lain Walikota Blitar Santoso, Bupati Blitar Rini Syarifah, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan serta Kapolres Blitar Adhitya Panji Anom.

Dalam ziarah tersebut Gubernur Khofifah menyatakan bahwa dalam pembangunan daerah, masyarakat harus meneladani perjuangan pahlawan pendiri Bangsa Indonesia. Selain itu, jejak keteladanan pengorbanan dan perjuangan pahlawan juga harus menjadi pemantik semangat perjuangan membangun Jawa Timur.

“Kalau biasanya kita  diajarkan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati dan menghargai jasa para pahlawan, maka  saya ingin tambahkan yaitu  mengiikuti jejak teladan,  pengorbanan dan perjuangan pahlawan,” katanya

Bersama dengan Forkopimda Jatim maupun Forkopimda Kab/Ko Blitar dan seluruh pendamping, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini duduk bersimpuh di hadapan pusara Bung Karno sembari memanjatkan doa dengan khidmat.

Dalam doa tersebut, Gubernur Khofifah meminta pertolongan kepada Allah agar dimudahkan dalam segala urusan. Utamanya dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Jatim meskipun sudah melandai.

Dalam perang melawan virus yang tak kasat mata, dia mengungkapkan bahwa tanda-tanda kemenangan sudah tampak di depan mata. Bukan tanpa sebab ungkapan tersebut dilontarkan, pasalnya saat ini 32 kab/kota  di antara 38 Kab/Ko sudah masuk kategori asesmen situasi Level 1 menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Per Minggu kemarin (10/10/2021) juga, case fatality rate (kasus meninggal) di Jatim tercatat  3 orang. Mudah-mudahan bisa sampai pada posisi angka meninggal nol persen. Begitu pula hasil assessment level Kemenkes per 9 Oktoberb2021, kabupaten/ kota di Jatim tercatat 32 daerah yang masuk level 1 dan 6 level  di level 2. Maka saat ini capaian  tersebut harus kita jaga. Selanjutnya tetap disiplin  prtokol kesehatan dan percepat vaksinasi,” kata Khofifah di hadapan awak media.

Hasil-hasil yang menunjukkan tren positif atas penanganan Covid-19 di Jatim, kata Khofifah merupakan hasil kerja keras dan upaya bersama seluruh Forkopimda Jatim dan elemen strategis termasuk media, akademisi serta seluruh masyarakat.

“Maka saat kita ada di Bumi Bung Karno ini yang juga dijadikan lokasi uji coba PPKM Level 1, kita harus tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan ketat serta tetap melakukan percepatan vaksinasi. Kita tentunya sangat berharap kab/kot lainnya bisa menjadikan Kota Blitar sebagai contoh dalam penanganan melaksanakan uji coba PPKM Level 1 menuju new normal  ,” tambahnya.

Melandainya kasus Covid-19 yang ada juga diiringi dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor. Dalam upaya tersebut, dia kembali menekankan pentingnya pelaksanaan prokes ketat.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Prov Jatim Kusnadi yang turut mendampingi ziarah tersebut menyampaikan bahwa masyarakat jangan sampai melupakan sejarah bangsa (Jas Merah) sesuai pesan Bung Karno.

“Jatim ada karena  Bangsa Indonesia ada. Jadi di sini, kita panjatkan doa yang terbaik bagi Jatim kedepannya dan kita juga mohon bimbingan Allah SWT agar dalam pemerintahan kami selalu di ridhoi oleh-Nya,” sebut Kusnadi

Sebagai tuan rumah Walikota Blitar Santoso juga mengungkapkan hal yang serupa dengan Ketua DPRD Prov Jatim. Santoso mengungkapkan bahwa ziarah jelang HUT Prov Jatim inu merupakan sebagai bentuk penghormatan perjuangan kepada sang Proklamator Bung Karno.

“Kita ada disini sebagai bentuk, penghormatan atas jasanya sebagai pendiri bangsa, jasanya juga dalam penggali Pancasila. Jadi mari kita untuk tidak melupakan sejarah bangsa,” ucapnya

Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah mengutarakan dukungan penuhnya terhadap segala program dari Pemprov Jatim dan akan senantiasa bersinergi dengan semua lini.

“Seluruh program akan kami dukung dan kunjungan ke wilayah kami akan kami dampingi. Semata-nata semuanya untuk menjadikan Jatim Bangkit dan Blitar yang lebih sejahterah,” pungkas Rini.

Usai melakukan ziarah, Khofifah memberikan bantuan sosial kepada Juru Kunci Makam Bung Karno yakni Eko Budi Santoso dan Juni Purnomo. Keduanya mendapatkan bantuan sosial berupa bingkisan dari Pemerintah Kota Blitar dan Dinas Sosial serta uang tunai.

Tidak hanya Juru Kunci Makam yang mendapatkan bantuan dari Khofifah, sejumlah 25 tukang becak dan 25 pedagang/masyarakat yang ada di sekitaran lokasi makam juga diberikan bantuan berupa paket sembako yang berisi 3 kg beras, 1kg gula, 1kg minyak goreng, 1 lusin telur, 2 kaleng sarden dan 5 buah mi instan serta uang tunai. yek

Related posts

Tidak Ingin Gigi Anak Berlubang? Ini Tipsnya!

redaksiWD

Pesan Hangat Biden untuk Muslim di Bulan Ramadan

redaksiWD

Perubahan RPJMD Jatim Berfokus di Bidang Kesehatan, Kemiskinan Pengangguran dan Pendidikan

redaksiWD