
ALOR (wartadigital. id) – Pemerintahan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatukan berbagai agenda kegiatan pariwisata dalam satu event besar bertajuk Visit Alor 2023. Diharapkan pada event Visit Alor 2023 ini, mampu menarik kedatangan tamu ke Alor baik wisatawan lokal NTT, Indonesia bahkan wisatawan dari manca negara.
Bupati Alor Drs Amon Djobo M AP mengatakan bahwa Kabupaten Alor tidak hanya memiliki potensi pariwisata saja, tetapi juga memiliki potensi budaya, potensi ekonomi, potensi sosial budaya dan potensi religi yang dipadukan dalam satu event yaitu Visit Alor.
“Selama ini, event yang ada di Alor berjalan sendiri-sendiri. Untuk pertama kali, tahun 2023 ini, kami menyatukan semuanya, ” kata Amon dalam sambutannya pada acara Pembukaan Visit Alor 2023 di Lapangan Mini Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT, Selasa (13/6/2023).
Kesuksesan acara ini, sambut Amon, bisa terwujud dari kebersamaan dan memiliki rasa bertanggungjawab untuk bersama-sama memajukan masyarakat Alor.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Alor Ripka Sukemi Jayati SSos, MSi menjelaskan tahun ini semua event pariwisata yang di dalamnya ada aneka festival, dibuka secara serentak. Ini memudahkan masyarakat dan wisatawan mancanegara agar datang sekali saja di Alor untuk bisa menyaksikan semua festival yang digelar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, event Visit Alor 2023 ini dilaksanakan dalam satu rangkaian.
“Ini dilakukan mengingat biaya transportasi udara dan laut yang mahal, sehingga disiapkan satu paket rangkaian kegiatan, “jelas Ripka.
Ripka menyebutkan rangkaian kegiatan Visit Alor 2023 yakni Festival Tenun Ikat digelar pada 14 Juni 2023 di Desa Ternate, Kecamatan Alor Barat Laut, Festival Al-Qur’an Tua pada 14 Juni 2023 di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut. Pada 14 Juni 2023 juga digelar Gelar Seruput Kopi Alor di Halaman Kantor Camat Teluk Mutiara.
Festival Dugong, lanjut Ripka, digelar pada 15 Juni 2023 bertempat di Pantai Mali, Kecamatan Kabola. Festival Paralayang pada 15-17 Juni bertempat di Bukit Paralayang Apuifeeh, Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut. Untuk Festival Olang Mangsari pada 16 Juni 2023 di Pantai Vetabang, Dadibira, Kecamatan Pulau Pura dan Festival Balai Hatel pada 28 Juli 2023 bertempat di Kampung Tradisional Matalafang, Kecamatan Alor Tengah Utara. Festival Adat Ala Balaoi dilaksanakan di pada Juni/Juli bertempat di Desa Bampalola, Kecamatan Alor Barat Laut. “Kami menargetkan 1.000 tamu baik lokal NTT atau luar pulau bahkan luar negeri. Sedang tiap tahunnya, lebih dari 2.000 tamu asing berkunjung ke Alor, ” jelasnya.

Ripka menambahkan untuk mempromosikan event Visit Alor 2023 ini, pihaknya melakukan promosi melakukan berbagai cara, mulai dari memanfaatkan sosial media, youtube, website, travel, hotel juga melalui berbagai paguyuban.
Pembukaan Visit Alor 2023 dibuka dengan karnaval yang menampilkan defile kontigen budaya dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Alor . Selain itu juga ada defile kontingen dari berbagai penguyuban masyarakat luar Alor yang tinggal di Alor.
Kegiatan Pembukaan visit Alor 2023 ini tidak hanya dihadiri seluruh pejabat pemerintah daerah Alor, juga dihadiri jajaran pejabat dari Pemerintahan Provinsi NTT, Kementreian Pariwisata, Paguyupan Lansia dari Jakarta bahkan Istri Duta Besar Indonesi untuk Kaledonia Baru, Prancis. sis