wartadigital.id
Headline Surabaya

Siap Berikan Konsultasi dan Pendampingan Pembangunan, ITS Gelar Audiensi Bareng Bupati Sidoarjo

Suasana audiensi antara jajaran pejabat Pemkab Sidoarjo bersama para pimpinan ITS di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa (23/3/2021)..

SURABAYA (wartadigital.id) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) senantiasa memberikan perhatian kepada pembangunan pada setiap daerah di Indonesia sebagai bentuk implementasi Tridarma perguruan tinggi. Salah satu bentuk nyatanya ditunjukkan ITS dengan melakukan audiensi bersama Bupati Sidoarjo di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa (23/3/2021).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali SIP menjelaskan, saat ini Pemkab Sidoarjo menginginkan adanya penerapan konsep pembangunan pentahelix. Artinya, unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, investor, dan media massa perlu berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo sudah sangat baik. Namun berbeda dalam hal pembangunan infrastruktur yang dirasa masih kurang. Sehingga, bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini berkeinginan kuat untuk turut menggandeng ITS dalam membangun daerah yang lebih baik.

Tidak bisa dipungkiri, banyak ahli di ITS yang dirasa mampu untuk bekerjasama pada berbagai bidang pembangunan. Seperti memberikan konsultasi, pendampingan, atau berbagai masukan yang terkait dengan pembangunan jalan raya, gedung, teknologi informasi, kota cerdas, dan lain sebagainya.

Apalagi, menurut Gus Mudhlor, akan ada delapan pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo di bagian keteknikan yang akan segera memasuki masa pensiun. Hal tersebut mengakibatkan beberapa kecamatan tidak memiliki ahli teknik, padahal salah satu tugasnya akan membangun jalan yang berkaitan dengan keteknikan. “Sehingga ITS yang keteknikannya oke kami harapkan bisa memberikan sumbangsih dan kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo,” tandasnya penuh harap.

Selain itu, Gus Muhdlor juga berharap jika ITS bisa berpartisipasi pada program pemberian 10.000 beasiswa kepada siswa yang kurang mampu di Sidoarjo untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi. Hal tersebut bisa menjadi investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik bagi pemerintah daerah beberapa tahun ke depan.

Terakhir, Gus Mudhlor menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada ITS yang memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sidoarjo. “ITS merupakan kampus pertama yang memberikan perhatian lebih kepada pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” ujar bupati yang baru saja menjabat tersebut.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyampaikan, ITS bersedia menyiapkan apa saja yang diperlukan untuk pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Bahkan sebelumnya, menurut rektor yang akrab disapa Ashari ini, ITS juga telah memiliki kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo.

Lelaki yang juga berasal dari Wonoayu Sidoarjo ini menjelaskan bahwa banyak sekali program ITS yang bisa dilaksanakan bersama dengan Pemkab Sidoarjo. Seperti program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan lain sebagainya.

Ashari menceritakan, jika sebetulnya banyak dosen dan mahasiswa yang melakukan Abmas di beberapa desa di Kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya, ITS juga pernah membagikan bantuan handsanitizer dan face shield kepada berbagai Puskesmas di Sidoarjo. “Saat ini kami juga membawa 300 liter handsanitizer yang kami donasikan untuk Puskesmas di Sidoarjo,” ungkapnya.

Dalam hal beasiswa penerimaan mahasiswa baru, ITS saat ini juga memiliki program kemitraaan yang bisa diikuti oleh beberapa instansi yang telah bekerjasama dengan ITS. “Beberapa pemerintah daerah di Indonesia juga telah memiliki kerjasama beasiswa ini,” tuturnya.

Guru Besar Teknik Elektro ITS tersebut menyatakan jika audiensi ini merupakan langkah yang baik. “Harapannya apa yang diperlukan Pemkab Sidoarjo, ITS akan berupaya penuh untuk membantu,” tegasnya meyakinkan. hdi

Related posts

Mau Salat Idul Fitri di Masjid Akbar Surabaya, Wajib Pakai ID Card

redaksiWD

Oksigen Hanya Cukup Sampai Besok, Pencarian KRI Nanggala-402 Hari Ini Dimaksimalkan

redaksiWD

Kemenkeu Akan Tagih Dana BLBI Sebesar Rp 110 Triliun

redaksiWD