wartadigital.id
Headline Nasional

Siti Fadilah Sebut Omongan Bill Gates Banyak Benarnya, Dia Bisa Mengatur Segalanya

AP
Bill Gates

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Eks Menkes Siti Fadilah Supari dimintai pendapatnya tentang sosok tokoh bisnis dunia Bill Gates. Hal itu ditanyakan oleh Tokoh Jurnalis RI Karni Ilyas dalam saluran Youtubenya dengan tema Covid-19 yang tiba-tiba menghilang.

Awalnya, Karni Ilyas sempat menyinggung mengapa Covid bisa hilang. Dan dia menjawab bukan karena vaksin. Siti bahkan menduga bahwa Covid adalah rekayasa hasil kejahatan terorisme.

Dalam kesempatan itu, beliau lantas menyinggung soal kesalahan penggunaan PCR di Tanah Air. “Apa guna PCR dan swab antigen sih?” kata Karni Ilyas dikutip, Jumat (26/11/2021).

Menurut Siti, ada kesalahan pemahaman soal PCR di Tanah Air. Sejatinya diagnosa awal Covid-19 0harus dilakukan oleh dokter. Jika orang-orang yang diketahui memiliki gejala dan tanda-tanda kena virus tersebut, baru PCR digunakan untuk mengonfirmasi.

“Jadi PCR itu di ujung. Jadi bukan PCR yang mendiagnosa, inilah kesalahannya. Harusnya digunakan untuk orang yang punya gejala. Bukan orang sehat dikejar-kejar untuk PCR. Ini malah tempat wisata yang didatangi orang segar bugar malah dikejar-kejar PCR,” kata Siti.

Pada kesempatan itu, Siti Fadilah lantas mulai ditanya soal sosok Bill Gates. Dia lantas menyinggung bahwa pada 2015 lalu, di Davos, beliau melontarkan pidatonya bahwa akan ada pandemi yang sangat dahsyat tak lama lagi.

Gates lalu meminta agar negara-negara di dunia harus sama-sama mengumpulkan uang untuk membuat vaksin. Dan terbukti, kata dia, pada 2020 muncul pandemi dahsyat di mana peran vaksin sangat menonjol di seluruh dunia.

“Beliau peramal ulung. Dia bahkan bilang ke depan akan ada gelombang tiga, yang nantinya akan mirip seperti cacar. Waduh saya langsung bingung, kalau cacar ya bagaimana,” kata dia takjub usai membaca dari sebuah media online kenamaan Tanah Air.

Siti Fadilah juga kemudian dibuat takjub dengan kemunculan berita, bahwa FBI belum lama ini menemukan satu kontainer virus cacar di dalam botol. Di mana, laporan menyebut barang-barang itu merupakan milik salah satu perusahaan farmasi.

Dari sana, Siti mengaku kembali takut, karena jangan-jangan gelombang tiga berbentuk cacar ini memang di depan mata, dan dilakukan oleh aksi-aksi rekayasa. “Sebab bisa saja mereka beralasan itu untuk bikin vaksin, kan bisa saja bilang begitu. Jadi saya yakin (Covid) direkayasa. Mudah-mudahan dengan ditemukannya oleh FBI, tak jadi,” katanya.

Siti Fadilah lagi-lagi menyinggung Bill Gates. Menurutnya, tiap apa yang disampaikan perlu diperhatikan dengan seksama, karena lebih banyak benarnya.

“Jujur, kalau yang ngomong dia terus terang saya takut, karena banyak benarnya. Karena dia bisa mengatur segalanya, karena kecerdasannya dan dan kekayaannya. Dan dia ada di situ.”

Siti kembali menjelaskan ramalan Bill Gates selalu berdasar, bukan ngawur. “Makanya, tiap apapun yang keluar dari mulut dia, pantas untuk diperhatikan atau dicermati,” kata Siti Fadilah soal Bill Gates. hop

Related posts

Tekan Angka Penderita Kusta, Pemkab Pamekasan Siap Libatkan Ulama dan Tokoh Masyarakat

redaksiWD

Karyawan Perusahaan di Luar Surabaya Diimbau Ikuti Vaksinasi Sesuai Wilayah

redaksiWD

Kongres XXXI HMI Ricuh, Enam Orang Diamankan Polisi

redaksiWD